FORSA Warkop Bitung Gelar Turnamen Remi dan Domino, Jadi Ajang Perekat Kebersamaan Warga
- Forum Persaudaraan Warung Kopi (FORSA Warkop) Kota Bitung menggelar Turnamen Remi 7 Kartu dan Domino Par-par untuk mempererat silaturahmi antarwarga.
- Kegiatan yang berlokasi di Kelurahan Bitung Tengah ini dirangkaikan dengan nonton bareng semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Prancis dan Spanyol.
- Ketua FORSA Warkop Kota Bitung menegaskan bahwa sportivitas dan kebersamaan menjadi esensi utama dari diadakannya ruang interaksi positif ini.
Suasana penuh kehangatan dan semangat persaudaraan mewarnai Kelurahan Bitung Tengah, Lingkungan Satu RT 01, Kecamatan Maesa, Kota Bitung. Forum Persaudaraan Warung Kopi (FORSA Warkop) Kota Bitung sukses menggelar Turnamen Remi 7 Kartu dan Domino Par-par. Kegiatan ini dirangkaikan dengan nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol yang memikat antusiasme ratusan warga setempat.
Kegiatan yang dipadati warga dan komunitas pecinta warung kopi ini bukan sekadar ajang adu strategi di atas meja permainan. Agenda ini sengaja dirancang menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi, membangun solidaritas, serta memperkuat rasa kekeluargaan. Fenomena warung kopi yang berkembang di masyarakat kini bergeser menjadi ruang publik yang adaptif untuk menyerap aspirasi sekaligus sarana hiburan yang sehat bagi warga urban.
Ketua FORSA Warkop Kota Bitung, Harisanto Pasa yang akrab disapa Kep Anto, mengatakan turnamen tersebut diikuti oleh warga sekitar bersama keluarga besar FORSA Warkop. Para peserta merupakan masyarakat urban yang memiliki hobi serupa dalam permainan kartu tradisional tersebut. Hubungan emosional yang terbangun lewat meja kopi dinilai efektif menjadi peredam gesekan sosial di tingkat akar rumput.
'Tujuan utama kegiatan ini bukan hanya mencari siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kami bisa mempererat tali persaudaraan, menjaga kebersamaan, dan menciptakan suasana yang akrab di tengah masyarakat. Warung kopi selama ini bukan sekadar tempat menikmati kopi, tetapi ruang untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan memperkuat hubungan sosial,' ujar Kep Anto saat memberikan keterangan resmi di lokasi acara.
Pertandingan sengit ini menggunakan sistem gugur sehingga setiap peserta dituntut tampil maksimal sejak babak pertama bergulir. Meski persaingan taktik berlangsung ketat, seluruh peserta tetap mengedepankan nilai sportivitas yang tinggi. Melalui komitmen bersama yang mengusung semangat 'Bersaing dengan Sportif, Bersatu dalam Persaudaraan', FORSA Warkop membuktikan komunitas sederhana mampu menghadirkan ruang inklusif yang bermanfaat luas.
Penyelenggaraan turnamen yang bertepatan dengan euforia semifinal Piala Dunia 2026 ini diakui menjadi momentum paling krusial untuk menggaet atensi publik. Gabungan antara kearifan lokal lewat permainan kartu dan gelaran olahraga global terbukti ampuh menyatukan berbagai lapisan generasi di Bitung. Malam kebersamaan itu pun ditutup dengan sorak-sorai penonton sepak bola yang larut dalam kedamaian dan suasana kekeluargaan yang kental.