Bali Kebut Pembangunan Sport Center Terbesar di Bangli Demi Ambisi Tuan Rumah PON
- KONI Bali menargetkan pembangunan Sport Center di Kabupaten Bangli menjadi pusat olahraga terbesar berstandar internasional di Pulau Dewata.
- Proyek ini diproyeksikan untuk mendukung ambisi Bali dalam mengajukan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
- Selain Bangli, KONI Bali juga memprioritaskan penataan total kawasan bersejarah GOR Ngurah Rai di Denpasar sebelum tahun 2029.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bali tancap gas mematangkan infrastruktur olahraga daerah. Kabupaten Bangli kini diproyeksikan bakal memiliki kompleks Sport Center terbesar dan berstandar internasional di Pulau Dewata. Langkah megah ini disiapkan secara khusus untuk mendukung target jangka panjang Bali dalam mengajukan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) pada masa mendatang.
Ketua Umum KONI Provinsi Bali Nyoman Giri Prasta mengungkapkan bahwa pengembangan sarana olahraga di Bangli merupakan arahan langsung dari Pemerintah Provinsi Bali. Komitmen untuk menggarap proyek tersebut bahkan sudah berjalan sejak dirinya masih menjabat sebagai Bupati Badung melalui hibah dana antardaerah. "Kalau yang ada di Kabupaten Bangli, arahan daripada Pak Gubernur Bali adalah itu akan menjadi salah satunya Sport Center untuk Provinsi Bali," ujar Giri Prasta saat Pembukaan Rakerprov KONI Bali 2026.
Giri Prasta membeberkan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung saat itu menggelontorkan bantuan hibah hingga puluhan miliar rupiah guna menyokong pembangunan infrastruktur pendukung di Bangli. "Bahkan tidak segan-segan kita dari Kabupaten Badung sampai membantu Rp 30 miliar lebih terkait masalah ini. Dan semoga rancangan bahwa venue-venue yang berstandar internasional ini memang bisa kita laksanakan di Bali," lanjut mantan Bupati Badung dua periode tersebut.
Seluruh pembenahan arena olahraga di Bali dinilai menjadi syarat mutlak jika ingin memenangkan pencalonan tuan rumah ajang olahraga bergengsi tingkat nasional. Menurut Giri Prasta, setelah gelaran PON di NTB-NTT serta peta persaingan wilayah lain seperti Lampung dan Banten, Bali sudah saatnya mengambil alih panggung utama. "Kami menginginkan dan berharap sekali, setelah nanti ada PON NTB-NTT ini, sudah pasti akan ada Lampung dan Banten. Dan kami berharap next kemudian kami akan ajukan dan kami akan usulkan bahwa PON itu biar pernah ada di Bali," tegasnya.
Selain memfokuskan pembangunan di Bangli, KONI Bali juga aktif mendampingi pembangunan arena akuatik berstandar olimpik di Gianyar serta menyiapkan penataan total kawasan bersejarah GOR Ngurah Rai di Denpasar sebelum tahun 2029. Kawasan GOR Ngurah Rai rencananya dirancang ulang dengan lintasan lari 8 lajur, tribun keliling, hingga sentra UMKM di sekeliling area luar. Menanggapi isu bahwa konsep penataan ini mirip Jakarta International Stadium (JIS), Giri Prasta menegaskan bahwa fokus utamanya adalah menghadirkan fasilitas publik yang representatif dan diakui secara internasional.