Gila, Chelsea Rogoh Kocek Rp 15 Miliar Boyong Melvine Malard dari Man Utd
- Chelsea merampungkan kepindahan penyerang Prancis Melvine Malard dari Manchester United dengan nilai transfer fantastis.
- Pelatih Chelsea Sonia Bompastor reuni kembali dengan mantan anak asuhnya saat masih menangani Lyon.
- Nilai kepindahan Malard menembus angka setidaknya £750.000 dan berpotensi memecahkan rekor transfer termahal.
Geliat bursa transfer musim panas 2026 di kancah sepak bola wanita kembali menghadirkan kejutan besar yang menyita perhatian publik. Chelsea secara resmi berhasil mengamankan tanda tangan penyerang andalan Manchester United, Melvine Malard, dalam sebuah kesepakatan bernilai fantastis. "Ini adalah dorongan besar bagi lini serang kami untuk menyambut kompetisi mendatang," ungkap manajer Chelsea Sonia Bompastor mengenai perekrutan pemain timnas Prancis tersebut.
Untuk memboyong pemain berusia 26 tahun tersebut ke London Barat, Chelsea dilaporkan harus merogoh kocek sedikitnya £750.000 atau sekitar Rp 15 miliar. Biaya fantastis ini menjadikan kepindahan Malard sebagai salah satu pembelian termahal ke-11 dalam sejarah sepak bola wanita. Bahkan, beberapa sumber menyebutkan angka tersebut masih berpotensi melonjak hingga £1 juta berkat berbagai klausul bonus yang disepakati kedua belah pihak.
Langkah agresif Chelsea di bursa transfer ini tak lepas dari hasil minor lini depan mereka pada musim lalu. Tim berjuluk The Blues itu mencatatkan rekor produktivitas gol terendah di Women's Super League (WSL) dalam tujuh tahun terakhir. Ditambah lagi dengan hengkangnya sejumlah pilar penting di lini sayap seperti Guro Reiten dan Johanna Rytting Kaneryd, mendatangkan Malard menjadi solusi instan bagi skema serangan Chelsea.
Faktor kehadiran Sonia Bompastor sebagai juru taktik Chelsea menjadi kunci utama di balik kelancaran proses transfer ini. Bompastor paham betul dengan kualitas Malard lantaran pernah bekerja sama saat masih membesut raksasa Prancis, Olympique Lyon. "Bompastor tahu persis cara memaksimalkan potensi Malard, baik saat ditempatkan di posisi penyerang tengah maupun sebagai winger," tulis sebuah analisis taktis terkait transfer tersebut.
Di sisi lain, kepergian Malard menjadi pukulan telak sekaligus keuntungan finansial besar bagi Manchester United. Walau mengantongi dana segar yang sangat masif, Setan Merah dipastikan bakal kesulitan mencari pengganti sepadan di sisa jendela transfer. Kehilangan salah satu penyerang terbaiknya ke klub rival sengit di WSL tentu menjadi pil pahit yang harus ditelan oleh para pendukung Manchester United.