Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Internasional
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Inggris
  • Bali
  • Iran
  • Yogyakarta
  • Medan
  • Selat Hormuz
  • Surabaya
Kategori
Internasional Nasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Bali Iran Yogyakarta Medan Selat Hormuz Surabaya

Wabup Tapsel Jafar Syahbuddin Pimpin Rakor Evaluasi Kemiskinan, Targetkan Turun Jadi 6,12 Persen

Tim Redaksi • 15 Juli 2026, 15:56 • Nasional
  • Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menggelar Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Semester I Tahun 2026 di Sipirok.
  • Wakil Bupati Tapsel Jafar Syahbuddin Ritonga menegaskan angka kemiskinan wilayahnya pada 2025 sukses ditekan hingga 6,16 persen, di bawah rata-rata nasional.
  • Pemkab Tapsel menggalakkan program strategis seperti KUR Berkah bunga nol persen hingga Gerakan Sepuluh Ribu Hektare Jagung guna mencapai target baru.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) menggelar Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Semester I Tahun 2026. Agenda besar yang mengusung tema 'Bersinergi Mengurangi Kemiskinan Mewujudkan Tapsel Sejahtera dan Berkeadilan' ini dilaksanakan di Aula Bappeda, Kompleks Perkantoran Pemkab Tapanuli Selatan, Sipirok, pada Selasa, 14 Juli 2026. Langkah ini menjadi ruang krusial guna mengukur efektivitas program pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Jafar Syahbuddin Ritonga menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan prioritas utama pemerintah daerah karena menjadi bagian mutlak dari visi pembangunan Tapsel. Menurutnya, masalah kemiskinan merupakan persoalan multidimensi yang tidak hanya berkaitan dengan rendahnya pendapatan masyarakat secara ekonomi. 'Karena itu, penanggulangan kemiskinan tidak bisa dipandang hanya dari sisi ekonomi semata, tetapi harus dilakukan secara terpadu dan melibatkan seluruh sektor,' ujar Jafar dalam arahannya.

Lebih lanjut, Jafar mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dunia usaha, hingga seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi operasional. Ia mengingatkan pentingnya pengelolaan program yang akuntabel, mulai dari pelaksanaan kegiatan, pengawasan ketat, hingga pelaporan berkala. Jafar secara tegas meminta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyampaikan fakta yang objektif sesuai kondisi lapangan, bukan sekadar data administratif di atas kertas.

'Kami tidak ingin menerima laporan yang hanya menyenangkan pimpinan, tetapi tidak menggambarkan kondisi sebenarnya. Evaluasi yang jujur akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran,' ucap Jafar mengingatkan jajarannya. Berdasarkan data tahun 2025, angka kemiskinan di Kabupaten Tapanuli Selatan berhasil ditekan menjadi 6,16 persen, catatan yang lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional sebesar 8,25 persen maupun Provinsi Sumatera Utara yang menyentuh angka 7,24 persen.

Keberhasilan menekan angka kemiskinan tersebut turut membawa Kabupaten Tapanuli Selatan meraih penghargaan Peringkat II Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Percepatan Penurunan Stunting di Kota Palembang beberapa waktu lalu. Meski demikian, Jafar menegaskan jajarannya tidak boleh berpuas diri karena target RKPD selanjutnya adalah menurunkan angka kemiskinan menjadi 6,12 persen. Terlebih, masyarakat baru saja menghadapi dampak bencana alam pada akhir tahun 2025 yang memengaruhi stabilitas sosial ekonomi.

Guna menyokong target ambisius tersebut, Pemkab Tapsel terus mengucurkan berbagai program strategis kemasyarakatan. Mulai dari pembangunan hunian tetap dan sementara bagi korban bencana, Sekolah Rakyat, Program KUR Berkah dengan bunga nol persen, Gerakan Seribu Kolam, hingga Gerakan Sepuluh Ribu Hektare Jagung untuk mendongkrak pendapatan warga. Program-program ini sejalan dengan tiga agenda utama yang terus didorong oleh Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, yaitu perang melawan kemiskinan, perang melawan rentenir, dan perang melawan penyalahgunaan narkoba.

Tags: Tapanuli Selatan Jafar Syahbuddin Ritonga Gus Irawan Pasaribu Sipirok Sumatera Utara
Sumber: rri.co.id

Artikel Lainnya

Bupati Robby Dondokambey Lantik 128 Hukum Tua di Minahasa, Ingatkan Jaga Kepercayaan Warga 15 Jul 2026, 15:41
Pemotor Honda Supra Tabrak Taksi di Kebon Jeruk Jakarta Barat Alami Luka Kepala 15 Jul 2026, 15:25
500 Toren Air Gratis Dibagikan di Jakarta Pusat, Menteng Dapat Alokasi Terbanyak 15 Jul 2026, 10:24
Polres Tanjungbalai Tangkap Pengedar Sabu di Jalan Damai, Sita 11 Gram Lebih 15 Jul 2026, 16:00

Terbaru

Pengusaha SPBU Kolombia Galang Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Venezuela 15 Jul 2026, 16:10
Dilema Ekonomi Tiongkok, Antara Ambisi Pembangunan Masif dan Krisis Pengangguran Muda 15 Jul 2026, 16:10
Menteri Keuangan Chile Bantah Ada Trik dalam Rencana Pemangkasan Pajak Korporasi 15 Jul 2026, 16:06
Reformasi Dana Bahan Bakar Kolombia, Pengusaha Minta Harga Tetap Stabil dan Transparan 15 Jul 2026, 16:05
Dolar Venezuela Tembus 723 Bolivar, Inflasi dan Kebutuhan Transaksi Picu Lonjakan 15 Jul 2026, 16:05
Ekonomi Cile Terpuruk, Pesimisme Finansial Rumah Tangga Tembus Level Terburuk dalam 12 Tahun 15 Jul 2026, 16:04
Polemik Kontrak Lahan Milik Mafia di Kolombia, Dituding Jadi Kedok Aksi Perampasan Aset 15 Jul 2026, 16:04

Kategori

Internasional 53 artikel
Nasional 50 artikel
Ekonomi 48 artikel
Olahraga 40 artikel
Hukum 21 artikel
Entertainment 17 artikel
Bisnis 15 artikel
Budaya 12 artikel
Lingkungan 9 artikel
Teknologi 6 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Bali Iran Yogyakarta Medan Selat Hormuz Surabaya
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.