Bupati Subang Ngamuk Ruang Kelas Bocor, Kucurkan Ratusan Juta untuk Rehab Total SD di Binong
- Bupati Subang Reynaldy Putra Andita melakukan groundbreaking rehabilitasi ruang kelas di SDN Cicadas dan SDN Citra, Kecamatan Binong.
- Proyek renovasi sekolah yang telah rusak puluhan tahun tersebut menggunakan alokasi dana APBD Kabupaten Subang tahun anggaran 2026.
- Bupati menegaskan program Saba Desa setiap hari Jumat menjadi wadah pengawasan langsung agar proyek infrastruktur pendidikan tidak mangkrak.
Tangis haru bercampur semangat membuncah di halaman SD Negeri Cicadas, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang. Bupati Subang Reynaldy Putra Andita hadir langsung ke lokasi untuk melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama proyek rehabilitasi ruang kelas yang selama ini kondisinya memprihatinkan dan kerap bocor saat diguyur hujan. Langkah cepat ini diambil demi menyelamatkan masa depan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.
Para guru dan orang tua murid menyambut kedatangan orang nomor satu di Subang tersebut dengan penuh antusias. Yayah, salah satu wali murid kelas 3, mengaku pihak keluarga dan pihak sekolah sudah sangat lama menanti adanya perbaikan fasilitas belajar ini. "Alhamdulillah, anak saya jadi tidak kehujanan lagi di kelas. Mudah-mudahan cepat selesai," kata Yayah dengan mata berkaca-kaca di lokasi.
Bupati Subang memaparkan bahwa pekerjaan rehabilitasi total di SDN Cicadas tersebut menelan anggaran sebesar Rp199.145.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Subang 2026. Bangunan sekolah yang sudah berusia puluhan tahun itu selama ini memicu kekhawatiran akut bagi para guru dan siswa setiap kali musim hujan tiba. Pemerintah daerah tidak ingin kualitas penyerapan ilmu terganggu akibat sarana yang tidak layak dan membahayakan keselamatan.
"Saya ingin sekolah-sekolah SD dan SMP, khususnya saat di kepemimpinan saya, ruang kelasnya yang sudah bocor, yang sudah rusak, harus bisa diperbaiki. Saya juga ingin anak-anak kita, SD dan SMP yang ada di Kabupaten Subang, bisa belajar dengan tenang dan nyaman tanpa perlu kena air hujan ketika belajar, jangan sampai ada keresahan sekolahnya mau rubuh," tutur pria yang akrab disapa Kang Rey tersebut.
Kang Rey menegaskan bahwa agenda "Saba Desa" yang rutin dilakukannya bukan sekadar kegiatan seremonial belaka. Setiap hari Jumat, ia berkomitmen untuk turun langsung ke lapangan guna memantau perkembangan berbagai proyek dinas agar tidak ada yang mangkrak di tengah jalan. Selain di SDN Cicadas, pada hari yang sama Kang Rey juga meninjau rehab SDN Citra-Binong dengan nilai kontrak mencapai Rp199.800.000.
'Jadi kita koordinasi terus dengan dinas pendidikan, tapi salah satu bentuk pengawasan kami setiap Jum"at Saba Desa, salah satunya mengecek pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan oleh dinas-dinas di daerah-daerah. Ketika ada kekurangan, ketika ada hal buruk, ada hal tidak bagus, kita bisa menindaklanjuti itu secara cepat," tegas Kang Rey. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, di mana sang Bupati menitipkan pesan ketat kepada kepala sekolah dan pihak kontraktor agar proyek diselesaikan tepat waktu dan berkualitas.