Baznas Pesisir Selatan Buka Beasiswa Kuliah Luar Daerah, Ini Syarat Lengkapnya
- Baznas Kabupaten Pesisir Selatan kembali membuka program beasiswa khusus untuk mahasiswa asal daerah setempat yang menempuh pendidikan di luar daerah.
- Pendaftaran beasiswa akan dibuka mulai tanggal 27 hingga 31 Juli 2026 secara daring guna memastikan akses yang mudah dan transparan.
- Program ini memprioritaskan mahasiswa aktif semester 2, 4, dan 6 dari keluarga kurang mampu dengan IPK minimal 3,00.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, kembali membuka Program Beasiswa Perguruan Tinggi bagi mahasiswa asal daerah tersebut yang sedang menempuh pendidikan di kampus luar daerah. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kepedulian sosial untuk meringankan beban biaya pendidikan generasi muda setempat. Pendaftaran program ini dijadwalkan akan mulai dibuka secara daring pada tanggal 27 hingga 31 Juli 2026 mendatang.
Ketua Baznas Kabupaten Pesisir Selatan, Yose Leonando, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen lembaga dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dana yang dialokasikan bersumber dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat yang disalurkan secara produktif di sektor pendidikan. Melalui program ini, diharapkan tidak ada lagi mahasiswa berprestasi yang putus sekolah hanya karena keterbatasan finansial.
"Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa Pesisir Selatan yang memiliki kemampuan akademik tetapi terkendala ekonomi, tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan tinggi dengan baik," ujar Yose Leonando saat memberikan keterangan pers pada Kamis, 16 Juli 2026. Prioritas utama bantuan ini menyasar mahasiswa aktif dari keluarga miskin yang berkuliah di perguruan tinggi negeri maupun swasta di luar wilayah Pesisir Selatan.
Untuk mendapatkan beasiswa ini, terdapat sejumlah kriteria ketat yang harus dipenuhi oleh para pelamar. Kriteria umum mengharuskan pemohon merupakan warga asli Pesisir Selatan yang beragama Islam dan berakhlak baik. Selain itu, syarat khusus menentukan pelamar merupakan mahasiswa aktif semester 2, 4, atau 6 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00, tidak sedang menerima beasiswa lain, serta orang tua bukan berstatus ASN atau PPPK.
"Penerima beasiswa juga harus memenuhi persyaratan khusus, seperti mahasiswa aktif semester 2, 4, atau 6 dengan IPK minimal 3,00, tidak sedang menerima beasiswa lain, orang tua bukan ASN atau PPPK penuh waktu, dan bersedia menjadi relawan Baznas apabila dibutuhkan," tutur Yose menjelaskan mekanisme seleksi. Guna menjaga keadilan, calon penerima juga diwajibkan menyertakan surat keterangan tidak mampu resmi dari wali nagari setempat.
Pihak Baznas mengingatkan bahwa seluruh rangkaian proses pendaftaran hanya dilayani melalui tautan online resmi yang sudah disediakan pada barcode pengumuman. Lembaga tidak akan melayani berkas fisik yang dibawa langsung ke kantor demi menjaga objektivitas seleksi. Pihaknya mengimbau agar para mahasiswa segera melengkapi dokumen administrasi seperti KTP, Kartu Keluarga, transkrip nilai, dan rekening bank aktif sebelum batas waktu penutupan.
"Kami mengimbau seluruh mahasiswa yang memenuhi persyaratan agar segera mempersiapkan dokumen dan mendaftar sesuai jadwal. Jangan menunggu hingga hari terakhir agar proses pendaftaran berjalan lancar," kata Yose menutup keterangannya. Langkah ini diharapkan mampu mendorong pemerataan pendidikan tinggi bagi seluruh putra-putri daerah di Pesisir Selatan.