Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Inggris
  • Iran
  • Bali
  • Surabaya
  • Yogyakarta
  • Prancis
  • Selat Hormuz
Kategori
Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Surabaya Yogyakarta Prancis Selat Hormuz

AS Blokade Laut Iran dan Gempur Selat Hormuz, Teheran Ancam Stop Ekspor Energi

Tim Redaksi • 16 Juli 2026, 05:00 • Internasional
  • Amerika Serikat memberlakukan kembali blokade laut terhadap Iran dan meluncurkan gelombang serangan udara agresif di sepanjang pesisir selatan.
  • Garda Revolusi Iran mengancam akan menghentikan seluruh ekspor energi di Timur Tengah jika blokade tersebut terus berlanjut.
  • Konflik yang kembali memanas ini merusak kesepakatan damai sementara dan memicu lonjakan harga minyak mentah dunia.

Amerika Serikat (AS) kembali menerapkan blokade laut berskala penuh terhadap Iran dan mengintensifkan serangan udara ke sejumlah wilayah strategis pada Rabu waktu setempat. Langkah agresif ini diambil Washington sebagai respons atas serangan Teheran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz. Otoritas Iran melaporkan serangan udara militer AS telah menghantam barak militer, menewaskan sedikitnya tujuh tentara, serta melukai ratusan orang lainnya.

Rentetan serangan balasan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di Timur Tengah ini dinilai telah menghancurkan kesepakatan damai sementara yang baru berjalan satu bulan. Blokade ini sebelumnya sempat dicabut setelah adanya perjanjian gencatan senjata 60 hari untuk merundingkan program nuklir Iran. Namun, negosiasi tersebut menemui jalan buntu seiring meningkatnya intensitas pertempuran di jalur perairan yang menjadi urat nadi pasokan energi global tersebut.

Garda Revolusi Iran bereaksi keras terhadap blokade teranyar AS dan mengancam akan melumpuhkan total jalur distribusi energi di kawasan. "Ekspor minyak dan gas dari kawasan ini akan dinikmati oleh semua orang atau tidak sama sekali untuk siapa pun," tegas perwakilan Garda Revolusi Iran dalam pernyataan resminya. Ancaman tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Teheran siap memutus pasokan energi internasional jika pergerakan ekonomi mereka terus ditekan oleh militer AS.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa tekanan militer ini justru akan memaksa Iran untuk tunduk dan menyetujui perjanjian damai yang baru. "Mereka tidak menyukai apa yang kami lakukan, dan mereka sebenarnya ingin menyelesaikannya. Kita akan lihat apakah kita akan berdamai dengan mereka atau justru menyelesaikannya secara total," ujar Trump saat berpidato di US Army War College di Pennsylvania.

Situasi di lapangan dilaporkan kian mencekam setelah Angkatan Laut AS melumpuhkan sebuah kapal tanker berbendera Curacao bernama Belma yang kedapatan berlayar menuju Pulau Kharg. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan jet tempur mereka menembakkan rudal Hellfire tepat ke cerobong asap kapal tersebut setelah kapten kapal mengabaikan beberapa kali peringatan untuk berputar arah. Selain itu, serangan rudal AS juga dilaporkan menyasar pangkalan Brigade Infanteri Mekanis ke-388 Iran di Provinsi Sistan dan Baluchestan.

Tags: Donald Trump Iran Amerika Serikat Selat Hormuz
Sumber: Yahoo News

Artikel Lainnya

Hubungan Memanas, Iran Sebut Perjanjian Damai Batal Usai Serangan Brutal AS 16 Jul 2026, 17:09
Militer AS Gempur Iran di Tengah Serangan Kapal Tanker di Selat Hormuz 15 Jul 2026, 05:27
Donald Trump Batalkan Tarif 20 Persen di Selat Hormuz, Alihkan ke Kerja Sama Dagang 15 Jul 2026, 03:28
Ketegangan Selat Hormuz Meningkat, AS Gempur Iran 4 Malam Berturut-turut 15 Jul 2026, 18:58

Terbaru

Laba Industri Asuransi Cile Melonjak 20,6 Persen di Kuartal I 2026 16 Jul 2026, 17:44
Prosedur Ketat SPBU Kolombia, Kapan Boleh Beroperasi Lagi Usai Gempa Bumi? 16 Jul 2026, 17:40
Ikut Tren Dance Challenge ATEEZ, Sandara Park Eks 2NE1 Malah Ramai Dikritik Netizen 16 Jul 2026, 17:13
Hubungan Memanas, Iran Sebut Perjanjian Damai Batal Usai Serangan Brutal AS 16 Jul 2026, 17:09
Bursa Transfer Musim Panas 2026, London City Lionesses Gaet Bintang Dunia 16 Jul 2026, 17:09
Arthur THE KINGDOM Minta Maaf Usai Skandal Hubungan dengan Sugar Mommy Terbongkar 16 Jul 2026, 17:06
Kolombia Dorong Percepatan Transisi Energi Menuju Bebas Bahan Bakar Fosil 16 Jul 2026, 15:36

Kategori

Nasional 95 artikel
Internasional 89 artikel
Ekonomi 84 artikel
Olahraga 78 artikel
Hukum 38 artikel
Entertainment 34 artikel
Bisnis 32 artikel
Budaya 22 artikel
Lingkungan 20 artikel
Teknologi 12 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Surabaya Yogyakarta Prancis Selat Hormuz
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.