Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Bali
  • Inggris
  • Iran
  • Yogyakarta
  • Surabaya
  • Spanyol
  • Denpasar
Kategori
Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Inggris Iran Yogyakarta Surabaya Spanyol Denpasar

Sinyal Damai Dagang AS-China, Status Khusus Hong Kong Berpotensi Pulih

The Associated Press • 23 Juli 2026, 22:18 • Internasional
  • China mengindikasikan AS akan memulihkan hak keistimewaan perdagangan Hong Kong setelah perintah eksekutif penangguhan status khusus berakhir.
  • Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen negosiasi dagang di Madrid serta pertemuan bilateral antara Donald Trump dan Xi Jinping.
  • Meski sanksi utama dicabut, beberapa pejabat tinggi Hong Kong termasuk John Lee dipindahkan ke daftar sanksi spesifik lainnya oleh AS.

Hubungan ekonomi antara Amerika Serikat (AS) dan China menunjukkan sinyal penghangatan yang signifikan usai Beijing mengindikasikan peluang pemulihan hak istimewa perdagangan Hong Kong. Kementerian Perdagangan China mengonfirmasi bahwa Washington telah menyatakan tidak akan memperpanjang Perintah Eksekutif Normalisasi Hong Kong yang sebelumnya mencabut status khusus wilayah tersebut.

Kementerian Perdagangan China menjelaskan bahwa komitmen tersebut dicapai dalam perundingan dagang AS-China di Madrid serta diperkuat pasca-pertemuan bilateral Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing dua bulan lalu. Langkah strategis ini dinilai menjadi angin segar menjelang rencana kunjungan balasan Presiden Xi Jinping ke Negeri Paman Sam pada akhir tahun ini.

Sebagai dampak berakhirnya perintah eksekutif tersebut, Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri AS (OFAC) mengumumkan pembebasan sejumlah figur publik dari daftar sanksi utama. Pemimpin Hong Kong saat ini, John Lee, serta pendahulunya Carrie Lam, dilaporkan telah dikeluarkan dari daftar sanksi awal tersebut, meskipun nama mereka kini dipindahkan ke daftar sanksi kategori lain yang berkaitan dengan keamanan.

Perintah eksekutif penangguhan status khusus Hong Kong itu sendiri pertama kali ditandatangani oleh Donald Trump pada Juli 2020 sebagai respons atas pengesahan Undang-Undang Keamanan Nasional oleh Beijing. Saat itu, Washington menilai Hong Kong tidak lagi memiliki otonomi yang cukup dari pemerintah pusat China sehingga preferensi tarif dan perdagangan khusus dihentikan secara sepihak.

Pemerintah Daerah Khusus Hong Kong menyambut positif perubahan arah kebijakan geopolitik AS tersebut dan berharap hubungan dagang dapat kembali normal. "Menjaga kemakmuran dan stabilitas Hong Kong memenuhi kepentingan bersama China dan AS, serta selaras dengan harapan masyarakat internasional," tegas perwakilan Pemerintah Hong Kong dalam keterangan resminya.

Tags: Donald Trump Xi Jinping Hong Kong China John Lee
Sumber: NPR

Artikel Lainnya

Buku Dianggap Menghasut, Hong Kong Gerebek Toko Buku Independen dan Tangkap 5 Orang 16 Jul 2026, 05:40
Dunia Berbalik Arah, Citra China dan Xi Jinping Kini Lebih Disukai ketimbang AS dan Trump 19 Jul 2026, 12:57
Bongkar Skandal Gedung Putih, Donald Trump Diduga Keruk Cuan Lewat Saham dan Isu Monopoli Informasi 19 Jul 2026, 18:29
Kisah WS Game Company, Coba Bikin Monopoly "Made in USA" Demi Hindari Tarif Donald Trump 15 Jul 2026, 19:42

Terbaru

Ide Ekonomi Unik Dunia Terkuak, Dari Pasar Air Australia Hingga Arisan Tradisional 23 Jul 2026, 22:29
Fenomena Tren Kamera Jadul, Gen Z dan Milenial Ramai-Ramai Tinggalkan Kamera Ponsel Canggih 23 Jul 2026, 22:28
Perpanjangan Polis RCE SPBU Kolombia Dimulai, SOMOS UNO Pastikan Proses Sesuai Jadwal 23 Jul 2026, 22:28
Sengit, Senat Cile Debat Panas RUU Rekonstruksi dan Pemotongan Pajak 23 Jul 2026, 22:28
Mega Rencana Penggabungan Tempat Ski Raksasa di Cile Resmi Gagal Total 23 Jul 2026, 22:27
Perjuangan 11 Tahun Petronar, Siap Menjadi Tulang Punggung Pasokan BBM di Narino 23 Jul 2026, 22:26
Gempur Sarang Teroris di Perbatasan Afghanistan, Militer Pakistan Tembak Mati 24 Militan 23 Jul 2026, 22:26

Kategori

Nasional 180 artikel
Internasional 161 artikel
Ekonomi 156 artikel
Olahraga 146 artikel
Hukum 83 artikel
Entertainment 67 artikel
Bisnis 41 artikel
Budaya 40 artikel
Lingkungan 39 artikel
Teknologi 28 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Inggris Iran Yogyakarta Surabaya Spanyol Denpasar
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.