Kisah Haru Ratusan Hewan Peliharaan Selamat dari Gempa Venezuela, Menanti Pelukan Pemilik
- Sebanyak 648 hewan peliharaan berhasil dievakuasi setelah dua gempa dahsyat melanda wilayah Venezuela pada Juni lalu.
- Banyak hewan ditemukan dalam kondisi luka parah, patah tulang, dan trauma hebat sebelum mendapat perawatan medis di penampungan.
- Pemerintah Venezuela bersama kelompok relawan lokal mengintensifkan pencarian pemilik melalui media sosial agar para anjing dan kucing bisa kembali berkumpul dengan keluarganya.
Ekor yang bergoyang cepat, lompatan penuh kegembiraan, dan jilatan hangat di wajah menjadi pemandangan emosional saat Catira Alejandra kembali ke pelukan keluarganya. Anjing kecil ini sempat terpisah beberapa hari dan gemetaran akibat ketakutan seusai dievakuasi di wilayah La Guaira. Catira merupakan satu dari ratusan hewan peliharaan yang selamat dari bencana gempa bumi kembar yang meluluhlantakkan sebagian wilayah Venezuela pada Juni lalu.
Presiden Misión Nevado, Maguildas Vargas, menyampaikan bahwa sedikitnya 648 hewan peliharaan termasuk anjing dan kucing berhasil diselamatkan dari wilayah terdampak paling parah seperti La Guaira dan kawasan San Bernardino di Caracas. Banyak dari satwa penurut ini ditemukan dalam kondisi mengenaskan saat dievakuasi dari reruntuhan bangunan. "Sebagian besar hewan yang ditemukan mengalami luka-luka, patah tulang, trauma ganda, amputasi, hingga luka lecet," kata Vargas yang juga bertindak sebagai asisten dokter hewan.
Pemerintah Venezuela mendirikan pusat penampungan darurat di Granja Los Corales, La Guaira, untuk memfasilitasi perawatan medis sekaligus menjadi titik temu bagi warga yang kehilangan hewan kesayangan mereka. Koordinator Penampungan La Guaira, Rene Cardozo, menegaskan bahwa fasilitas ini terbuka penuh bagi masyarakat. "Kami di sini hadir sebagai titik temu bagi orang-orang yang sedang mencari hewan peliharaan mereka agar dapat datang dan memeriksa langsung di fasilitas kami," ujar Cardozo.
Aksi kemanusiaan ini juga digerakkan secara masif oleh relawan independen, salah satunya María Cordova dari tempat perlindungan Amor Animal di Barquisimeto, negara bagian Lara. Pembuat kue yang mendedikasikan waktunya untuk penyelamatan satwa ini rela bolak-balik ke kawasan terdampak demi menolong puluhan anjing dan kucing. "Misi utama saya dalam semua ini adalah agar mereka menemukan pemiliknya kembali, saya tidak terburu-buru untuk menyalurkan mereka ke proses adopsi baru," tutur Cordova.
Upaya tak kenal lelah para relawan tersebut membuahkan hasil manis ketika Gus, seekor kucing hitam yang hilang selama 19 hari di Catia La Mar, akhirnya berhasil bertemu kembali dengan pemiliknya. Tangis haru tak terbendung saat pertemuan sengit antar penyintas gempa dan hewan kesayangan mereka terekam kamera. Momen-momen reunifikasi ini memberikan titik terang dan harapan baru di tengah duka mendalam akibat bencana gempa bumi yang menewaskan ribuan jiwa di negara tersebut.