Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Pengusaha Kolombia Bergerak Kirim Bantuan
- Dua gempa bumi berkekuatan M 7,2 dan M 7,5 mengguncang Venezuela serta memicu kerusakan parah di Caracas.
- Asosiasi pengusaha SPBU di wilayah perbatasan Kolombia, ASESNORT, memelopori penggalangan bantuan logistik darurat.
- Bantuan yang dikumpulkan mencakup bahan pangan, air bersih, obat-obatan, dan perlengkapan evakuasi untuk warga terdampak.
Bencana gempa bumi dahsyat yang melanda Venezuela memicu gelombang kepedulian dari negara tetangga. Dua guncangan hebat dilaporkan menghancurkan sejumlah infrastruktur penting dan permukiman warga, termasuk di ibu kota Caracas. Situasi darurat ini langsung menggerakkan sektor swasta di wilayah perbatasan Kolombia untuk menggalang bantuan kemanusiaan secara masif.
Laporan dari Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat bahwa dua gempa tersebut masing-masing memiliki magnitudo 7,2 dan 7,5. Kedua gempa terjadi dalam selang waktu yang sangat singkat, yakni hanya berjarak satu menit. Kondisi tersebut memicu kepanikan luar biasa serta kerusakan fatal pada bangunan tempat tinggal maupun fasilitas publik di berbagai wilayah Venezuela.
Merespons krisis kemanusiaan tersebut, para pelaku usaha di wilayah Norte de Santander, Kolombia, bergerak cepat mengorganisasi aksi solidaritas. Salah satu kelompok yang paling aktif adalah para pengusaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tergabung dalam Asosiasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Norte de Santander (ASESNORT). Mereka bergandengan tangan dengan berbagai sektor industri lain untuk mengumpulkan donasi.
Direktur Eksekutif ASESNORT, Maria Eugenia Martinez, menegaskan komitmen lintas sektor di wilayahnya dalam membantu warga Venezuela yang terdampak gempa. "Dari Norte de Santander, kami sedang mengorganisasi pengiriman bantuan ke Venezuela. Berbagai pengusaha dari beragam sektor, termasuk pemilik SPBU, telah bergabung dengan tujuan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak situasi ini," ujar Maria Eugenia Martinez saat diwawancarai Surtidores LATAM.
Mobilisasi bantuan ini tidak hanya datang dari pemilik SPBU, tetapi juga melibatkan pengusaha dari industri batubara serta sektor komersial lainnya di Kolombia. Langkah ini mencerminkan eratnya hubungan historis dan geografis antara kedua wilayah perbatasan. Adapun bantuan prioritas yang sedang dikumpulkan meliputi air bersih, makanan siap saji, obat-obatan, perlengkapan medis, selimut, matras, hingga alat penerangan darurat untuk segera disalurkan ke lokasi bencana.