Bikin Bangga Dunia, Dosen Universitas Jayabaya Tampil Memukau di Forum Hukum Internasional India
- Dr. Rielly Lontoh, S.H., M.Kn., dosen Universitas Jayabaya, menjadi salah satu pembicara utama dalam forum ilmiah internasional di India.
- Acara yang digelar oleh IMS Law College, Noida, India ini berfokus pada perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) di bidang pendidikan hukum.
- Membawakan materi perbandingan sistem hukum, Dr. Rielly bersanding dengan pakar-pakar hukum dari berbagai negara seperti Kuwait dan Amerika Serikat.
Prestasi luar biasa kembali ditorehkan oleh akademisi asal Indonesia di panggung internasional yang bergengsi. Dr. Rielly Lontoh, S.H., M.Kn., yang merupakan dosen Program Magister Kenotariatan Universitas Jayabaya, dipercaya menjadi salah satu pembicara dalam acara 5-Day Faculty Development Programme. Forum ilmiah internasional tersebut diselenggarakan secara virtual oleh perguruan tinggi ternama India, IMS Law College yang berbasis di Noida, pada 13 hingga 17 Juli 2026.
Forum internasional tingkat tinggi ini mengangkat tema "Emerging Pedagogical Trends & AI-Powered Tools in Teaching and Learning of Law". Agenda utama dari pertemuan global ini adalah membedah secara mendalam perkembangan metode pembelajaran hukum berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Penyelenggaraan seminar ini mempertemukan ratusan dosen, peneliti, praktisi hukum, hingga profesional teknologi dari berbagai belahan dunia.
Pada sesi penutupan kegiatan yang berlangsung hari Jumat, 17 Juli 2026, Dr. Rielly Lontoh sukses mencuri perhatian saat membawakan materi bertajuk "Comparative Legal Systems". Dalam pemaparannya, ia mengulas tuntas mengenai urgensi pemahaman berbagai sistem hukum di dunia sebagai fondasi kuat untuk memperluas perspektif hukum kontemporer. "Pemahaman komparatif ini sangat krusial demi memperkuat kerja sama internasional serta menjawab dinamika globalisasi di era digital," jelasnya dalam forum.
Rekam jejak akademik Dr. Rielly Lontoh memang tidak perlu diragukan lagi hingga ia pantas bersanding dengan pembicara global dari Amerika Serikat dan Kuwait. Ia merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, lalu merampungkan gelar Magister Kenotariatan di Universitas Indonesia, dan sukses meraih gelar Doktor Ilmu Hukum kembali di Universitas Sam Ratulangi. Selain mengajar, sosoknya juga aktif mengabdi di masyarakat sebagai Notaris dan PPAT senior.
Kehadiran perwakilan Indonesia dalam forum internasional ini membawa angin segar sekaligus kebanggaan tersendiri bagi civitas akademika Universitas Jayabaya. Langkah strategis ini menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam mendorong program internasionalisasi pendidikan tinggi demi meningkatkan reputasi global. Pencapaian ini diharapkan mampu menginspirasi seluruh akademisi dan mahasiswa hukum di tanah air untuk terus mengukir prestasi di kancah dunia.