Hujan Protes Oposisi Warnai Keputusan Senat Chile Pangkas Pajak Perusahaan Jadi 23%
- Senat Chile menyetujui pengurangan bertahap pajak perusahaan dari 27 persen menjadi 23 persen melalui pemungutan suara yang sangat ketat.
- Kebijakan ini memicu perdebatan sengit karena oposisi menilai pemangkasan pajak akan menciptakan lubang besar pada pendapatan fiskal negara.
- Selain pemotongan pajak korporasi, regulasi baru ini membebaskan lansia di atas 65 tahun dari kewajiban membayar pajak properti untuk rumah pertama mereka.
Senat Chile akhirnya mengetok palu regulasi baru yang menurunkan tarif pajak perusahaan atau Pajak Kategori Pertama secara bertahap dari 27 persen menjadi 23 persen. Keputusan krusial ini diambil dalam sidang maraton yang berlangsung ketat hingga melewati tengah malam waktu setempat. Dengan hasil akhir 26 suara mendukung dan 24 suara menolak, pemerintah Chile berhasil mengamankan langkah awal reformasi ekonomi ini meskipun harus menghadapi perlawanan sengit dari kubu oposisi.
Langkah pemotongan pajak ini menjadi bagian integral dari proyek Undang-Undang Rekonstruksi Nasional yang digagas oleh pihak eksekutif setelah rentetan bencana kebakaran hebat yang melanda wilayah Valparaíso, Ñuble, dan Biobío. Selain pemangkasan pajak korporasi, Senat juga meloloskan skema insentif fiskal lainnya. Pemerintah menjanjikan kepastian pajak selama 10 hingga 20 tahun bagi investor dengan tarif khusus sebesar 1,5 persen bagi perusahaan yang berkomitmen menanamkan modalnya di wilayah terdampak bencana.
Kebijakan ini langsung memicu gelombang kritik dari para senator kubu oposisi yang mengkhawatirkan stabilitas keuangan negara. Senator Beatriz Sánchez dari koalisi Broad Front memperingatkan dampak sistemik dari penurunan tarif ini terhadap kas negara. "Setiap satu poin persentase pajak yang diturunkan, berarti negara kehilangan pendapatan sebesar US$ 420 juta," ujar Sánchez dalam interupsinya. Kekhawatiran senada disampaikan oleh Senator Iván Flores yang mengkalkulasi bahwa kebijakan ini akan memicu defisit anggaran total hingga mencapai US$ 4,8 miliar.
Di sisi lain, kubu pemerintah dan partai koalisi mati-matian membela regulasi ini sebagai satu-satunya stimulus efektif untuk membangkitkan kembali perekonomian nasional yang sempat lesu. Ketua Komisi Keuangan Senat, Javier Macaya, menegaskan bahwa keputusan ini menjadi pembuktian bagi masa depan investasi di Chile. "Hari ini kita sedang menentukan pilihan, apakah Chile akan kembali memercayai kapasitasnya untuk bangkit setelah bertahun-tahun terjebak dalam mediocrity ekonomi," kata Macaya dengan nada optimistis saat mempertahankan draf regulasi tersebut.
Selain perdebatan korporasi, sidang parlemen ini juga menyetujui mekanisme baru pajak teritorial dengan 28 suara mendukung dan 22 menolak. Aturan baru ini memberikan angin segar bagi warga lanjut usia di atas 65 tahun berupa pembebasan penuh dari pajak properti untuk rumah pertama mereka. Meskipun demikian, Menteri Keuangan Chile Jorge Quiroz masih harus bekerja keras meredam protes dari asosiasi pemerintah daerah yang merasa skema kompensasi pendapatan kota yang ditawarkan pemerintah pusat belum sepenuhnya adil.