Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Internasional
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Entertainment
  • Hukum
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Inggris
  • Iran
  • Bali
  • Yogyakarta
  • Selat Hormuz
  • Surabaya
  • Medan
Kategori
Internasional Nasional Ekonomi Olahraga Bisnis Entertainment Hukum Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Yogyakarta Selat Hormuz Surabaya Medan

Biaya Pemeliharaan Apartemen Terus Melonjak, Bebani Anggaran Rumah Tangga

Francisca Del Pozo • 15 Juli 2026, 11:15 • Ekonomi
  • Biaya pemeliharaan apartemen dan kondominium terus meningkat secara signifikan, memicu tekanan berat bagi anggaran keuangan keluarga.
  • Faktor utama kenaikan didorong oleh biaya tenaga kerja sebesar 70 hingga 80 persen, menyusul kenaikan upah minimum dan pemangkasan jam kerja.
  • Rencana kenaikan tarif listrik dan inflasi pemeliharaan yang terikat indeks harga konsumen membuat tren penurunan biaya ini masih sangat jauh.

Biaya pemeliharaan bersama atau 'gastos comunes' di gedung apartemen dan kondominium terus meroket tajam hingga menjadi salah satu beban pengeluaran terbesar bagi para penghuninya. Tren kenaikan yang tidak kunjung mereda ini tidak hanya menekan anggaran belanja rumah tangga secara signifikan, tetapi juga mulai memengaruhi keputusan masyarakat dalam membeli atau menyewa properti hunian baru.

Akademisi dari Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universitas de los Andes, Nicolas Roman, menjelaskan bahwa faktor utama di balik fenomena ini terletak pada struktur biaya internal yang dihadapi oleh pengelola gedung. Menurutnya, porsi terbesar dari komponen pengeluaran tersebut dialokasikan untuk membayar upah para pekerja yang menjaga dan memelihara area gedung sehari-hari.

'Biaya pemeliharaan bersama menjadi jauh lebih mahal karena sekitar 70 persen hingga 80 persen dari total pengeluaran dialokasikan untuk tenaga kerja. Dalam beberapa tahun terakhir, biaya operasional ketenagakerjaan ini melonjak drastis akibat kebijakan kenaikan upah minimum, pengurangan jam kerja dari 45 menjadi 42 jam, serta kenaikan kontribusi jaminan sosial oleh pemberi kerja sebesar 1 persen,' ujar Roman menjelaskan situasi tersebut.

Roman juga menambahkan bahwa tekanan terhadap biaya pemeliharaan ini tidak hanya bersumber dari sektor pasar tenaga kerja saja. Beberapa faktor eksternal lainnya seperti lonjakan biaya perawatan teknis gedung serta rencana kenaikan tarif listrik nasional yang akan datang diproyeksikan bakal terus mencekik anggaran keuangan komunitas pengelola apartemen.

'Kondisi ke depan tampaknya belum akan membaik karena masih ada agenda penyesuaian kenaikan tarif listrik yang tertunda. Selain itu, sebagian besar kontrak perawatan gedung juga terikat langsung dengan indeks inflasi, sehingga otomatis ikut terkerek naik seiring dengan lonjakan inflasi yang melampaui prediksi dalam beberapa bulan terakhir ini,' tutur Roman menambahkan.

Di sisi lain, lesunya pertumbuhan ekonomi nasional dinilai membuat situasi ini semakin sulit untuk dihadapi oleh masyarakat kelas pekerja. Ketika pendapatan rumah tangga stagnan dan tidak mampu mengimbangi laju kenaikan inflasi barang pokok, beban tambahan dari apartemen ini menjadi hantaman ganda yang sangat berat bagi stabilitas finansial keluarga.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda atau indikator pasar yang menunjukkan bahwa biaya pemeliharaan ini akan segera melandai dalam waktu dekat. Selama komponen utama seperti upah tenaga kerja, tagihan listrik sektor publik, dan kontrak perawatan berkala yang berbasis indeks harga terus merangkak naik, harapan masyarakat untuk mendapatkan pelonggaran biaya tinggal tampaknya masih sangat jauh dari kenyataan.

Tags: Universitas De Los Andes Chili Santiago Nicolas Roman
Sumber: chocale.cl

Artikel Lainnya

Studi Universitas de los Andes Sebut Insentif Pajak Kerja Chile Bebani Fiskal 15 Jul 2026, 11:12
Sensus Ekonomi DANE Catat Lebih Dari 2 Juta Bisnis Beroperasi di Kolombia 15 Jul 2026, 06:05
Proyek Tol 5G Troncal del Magdalena Medio Kolombia Target Rampung Tahap Satu di 2028 15 Jul 2026, 11:07
Bupati Dompu Desak DPRD Percepat Revisi Perda Penyertaan Modal Bank NTB Syariah 15 Jul 2026, 10:50

Terbaru

Pengusaha SPBU Kolombia Galang Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Venezuela 15 Jul 2026, 16:10
Heboh Ko Young Wook Minta Stop Dihujat Usai Lontarkan Candaan Ingin Jadi Aktor Film Dewasa 15 Jul 2026, 15:34
ANI Sosialisasikan Tarif Tol Khusus di Autopistas del Cafe Kolombia 15 Jul 2026, 13:04
Todd Blanche Diprediksi Mulus Jadi Jaksa Agung AS, Didukung Kubu Republik 15 Jul 2026, 12:12
Dua Rekrutan Cerdas, Manchester United Resmi Angkut Youri Tielemans dan Andrey Santos 15 Jul 2026, 12:00
DPRD Subang Dorong Penguatan Kapasitas Fiskal Daerah dalam KUA-PPAS 2027 15 Jul 2026, 11:43
Geoff Hurst Bela Sikap Cuek Jude Bellingham Terhadap Kritik Thomas Tuchel 15 Jul 2026, 11:30

Kategori

Internasional 43 artikel
Nasional 40 artikel
Ekonomi 34 artikel
Olahraga 28 artikel
Bisnis 13 artikel
Entertainment 12 artikel
Hukum 11 artikel
Budaya 8 artikel
Lingkungan 5 artikel
Teknologi 4 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Yogyakarta Selat Hormuz Surabaya Medan
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.