Petani Kopi Kolombia Pesta Pora, Harga Biji Kopi Melonjak Tajam Sentuh Rekor Baru
- Harga beli kopi jenis pergamino seco FR 94 di Kolombia melonjak menjadi 2.225.000 COP per beban 125 kg pada penutupan pekan ini.
- Kenaikan harga dipicu oleh dinamika perdagangan di Bursa New York dan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap peso Kolombia.
- Federación Nacional de Cafeteros (FNC) memastikan regulasi harga berjalan baik untuk memberikan stabilitas bagi para petani lokal.
Kabar gembira datang bagi para petani kopi di Kolombia setelah harga komoditas andalan tersebut dilaporkan menutup pekan ini dengan tren penguatan yang signifikan. Federasi Produsen Kopi Nasional Kolombia atau Federación Nacional de Cafeteros (FNC) merilis data terbaru mengenai lonjakan harga beli komoditas ini. Kenaikan harga dalam perdagangan domestik tersebut terjadi tepat setelah penutupan bursa komoditas internasional di Amerika Serikat.
Berdasarkan laporan resmi dari FNC, harga acuan domestik untuk pembelian kopi berjenis pergamino seco FR 94 dengan berat 125 kilogram kini bertengger di angka 2.225.000 peso Kolombia (COP). Nilai tersebut merepresentasikan lompatan harga yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya. Pada perdagangan hari Kamis, harga komoditas utama Kolombia ini masih tertahan di level 2.155.000 COP per beban.
Pihak otoritas menjelaskan bahwa pergerakan harga kopi lokal ini sangat bergantung pada indikator global. Nilai komoditas cair ini selalu dievaluasi harian dengan merujuk langsung pada aktivitas perdagangan di Bursa New York. Faktor eksternal lain yang tidak kalah penting memicu kenaikan ini adalah pergerakan nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat terhadap mata uang peso Kolombia di pasar valuta asing.
Sebagai lembaga yang menaungi para produsen, FNC memegang kendali penuh dalam mengontrol regulasi harga di pasar domestik demi memproteksi stabilitas ekonomi para petani kecil. Di sisi lain, harga untuk produk turunan seperti kopi pastila dalam bentuk pergamino terpantau stabil di angka 10.000 COP per kilogram. Pengawasan ketat dari FNC diharapkan mampu melindungi pendapatan riil dari fluktuasi pasar global yang tidak menentu.
Lonjakan harga ini juga tersebar merata secara variatif di berbagai kota strategis di Kolombia. Kota Santa Marta mencatatkan harga referensi tertinggi mencapai 2.227.125 COP per beban, disusul ketat oleh wilayah Buga dengan nilai 2.226.250 COP per beban. Kota-kota besar lain seperti ibu kota Bogotá dan pusat industri kopi Medellín juga ikut menikmati sentimen positif ini dengan mencatatkan harga yang kompetitif bagi para produsen setempat.