Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Bali
  • Inggris
  • Iran
  • Surabaya
  • Yogyakarta
  • Spanyol
  • Prancis
Kategori
Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Inggris Iran Surabaya Yogyakarta Spanyol Prancis

Hebat, Menteri PPPA dan Kepala BPS Puji Emak-emak Bandung Ubah Sampah Jadi Cuan Lewat PNM Mekaar

Ahmad Fikri • 19 Juli 2026, 12:11 • Ekonomi
  • Menteri PPPA Arifah Fauzi dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memberikan apresiasi tinggi terhadap program pemberdayaan perempuan PNM Mekaar di Bandung.
  • Salah satu nasabah bernama Ema sukses mengintegrasikan pengelolaan sampah organik menjadi budidaya maggot, pakan lele, hingga peternakan ayam yang bernilai ekonomi tinggi.
  • PT Permodalan Nasional Madani menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan berkelanjutan bagi perempuan prasejahtera agar mandiri secara finansial.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti melemparkan pujian tinggi terhadap praktik pemberdayaan perempuan di Kota Bandung, Jawa Tengah. Apresiasi tersebut diberikan secara langsung saat keduanya meninjau program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar) pada Jumat (17/7/2026). Sinergi ini dinilai sukses mendongkrak kemandirian finansial kaum ibu prasejahtera.

Kunjungan kerja ini dimanfaatkan oleh kedua pejabat negara tersebut untuk melihat dari dekat ketangguhan para perempuan dalam membangun usaha mikro. Fokus utama tertuju pada inovasi bisnis ramah lingkungan yang tidak hanya mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi domestik, melainkan juga memberikan dampak ekologis yang signifikan bagi wilayah sekitar. Mereka mendatangi kediaman Ema, seorang nasabah lokal yang berhasil merintis model ekonomi sirkular mandiri.

Ema mengawali bisnisnya dengan mengumpulkan sekaligus memilah sampah organik dan anorganik dari lingkungan pemukiman. Melalui tangan dinginnya, limbah tersebut diintegrasikan menjadi media budidaya maggot pengurai sampah, yang kemudian dialokasikan sebagai pakan berkualitas tinggi untuk budidaya ikan lele serta peternakan ayam potong. Rantai produksi hulu-hilir yang terintegrasi inilah yang dinilai sangat menginspirasi skema pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.

Menteri PPPA Arifah Fauzi menegaskan bahwa figur seperti Ema merupakan bukti nyata dari potensi besar perempuan sebagai agen perubahan sosial dan penyelamat lingkungan. "Ibu-ibu bisa mencontoh usaha seperti Ibu Ema ini, karena memanfaatkan sampah di lingkungan sekitar, mulai dari organik dan anorganik, kemudian mengolahnya menjadi sebuah ekosistem. Ini merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan lingkungan kita sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi keluarga," tutur Arifah penuh semangat.

Senada dengan hal itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyoroti kelengkapan struktur usaha tersebut yang dinilai sangat efisien dari sudut pandang ekonomi makro. "Ini merupakan contoh usaha yang luar biasa, yang merupakan usaha dari hulu sampai hilir, dari mulai maggot sampai lele dan ayam," ungkap Amalia. Ia berharap model bisnis replikatif semacam ini dapat segera diimplementasikan di berbagai daerah lain demi mendongkrak ketahanan ekonomi nasional.

Keberhasilan masif ini tentu tidak lepas dari peran intervensi pembiayaan dan modal kerja dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Melalui Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) dan rangkaian pelatihan pemasaran digital, PNM terus mengawal perkembangan kapasitas usaha nasabahnya. Direktur Utama PNM Kindaris mengimbau agar seluruh nasabah tetap konsisten mengasah kemampuan bisnis mereka. "Semoga ibu-ibu bisa lebih rajin mengikuti pertemuan kelompok dan seluruh pendampingan dari PNM, supaya usahanya makin besar," tutup Kindaris.

Tags: Kementerian Pppa Badan Pusat Statistik Pt Permodalan Nasional Madani Bandung Arifah Fauzi
Sumber: Tribunnews

Artikel Lainnya

Surabaya Hancurkan Bandung dan Bekasi, Sukses Kawinkan Emas Jelang Porprov 2027 19 Jul 2026, 12:44
BPS Catat Kecepatan Sensus Ekonomi 2026 di Penajam Paser Utara Capai 2 Persen per Hari 15 Jul 2026, 03:07
Mengejutkan, Persib Bandung Resmi Depak Frans Putros gara-gara Hal Ini! 17 Jul 2026, 08:15
Igor Tolic Full Senyum, Persib Bandung Resmi Amankan Bek Tangguh Brasil Julio Cesar Semusim Lagi 17 Jul 2026, 08:07

Terbaru

Waspada, BMKG Bima Beri Peringatan Dini Potensi Hujan Ekstrem dan Gelombang Tinggi Laut Selatan NTB 19 Jul 2026, 19:30
Sarang Teroris Diobrak-Abrik, Militer Pakistan Habisi 24 Militan di Perbatasan Afghanistan! 19 Jul 2026, 19:15
Heboh Klaim Dana Rp 900 Miliar dari BID, Bank Dunia Langsung Beri Bantahan Keras! 19 Jul 2026, 19:15
Lonjakan Gila Penumpang Pesawat di Kolombia, Hampir Sejuta Orang Serbu Bandara Libur Pekan Ini! 19 Jul 2026, 19:14
Buku Dianggap Racun, Hong Kong Murka dan Grebek Toko Buku Independen! 19 Jul 2026, 19:14
Mundur dari Jabatan Bos Mercado Libre, Alan Meyer Siapkan Rencana Kejutan Ini 19 Jul 2026, 19:13
Chile Lolos dari Lubang Jarum, Risiko Resesi Ekonomi Menurun Drastis Karena Faktor Ini 19 Jul 2026, 19:13

Kategori

Nasional 151 artikel
Internasional 129 artikel
Ekonomi 120 artikel
Olahraga 119 artikel
Hukum 56 artikel
Entertainment 54 artikel
Bisnis 41 artikel
Budaya 35 artikel
Lingkungan 31 artikel
Teknologi 19 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Inggris Iran Surabaya Yogyakarta Spanyol Prancis
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.