Dobrak Pasar Digital, Mahasiswa KKN UPN Veteran Yogyakarta Sulap Jamu Gunungkidul Jadi Estetik
- Mahasiswa KKN UPN Veteran Yogyakarta Kelompok 84.103 menginisiasi pembuatan video promosi digital estetik untuk Jamu Seger Waras di Gunungkidul.
- Langkah ini diambil untuk mendongkrak pemasaran produk obat tradisional lokal yang baru dirintis warga namun terkendala jangkauan pasar.
- Pemerintah dusun mengapresiasi tinggi kolaborasi ini dan berharap Jamu Seger Waras bisa dikenal luas di luar wilayah Gunungkidul.
Upaya digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah perdesaan terus digalakkan oleh kalangan akademisi demi mendongkrak perekonomian lokal. Kali ini, langkah nyata ditunjukkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta (UPNVY) Kelompok 84.103. Mereka sukses menginisiasi pembuatan video promosi digital untuk produk jamu lokal bertajuk "Seger Waras" di Kwarasan Kulon, Kalurahan Kedungkeris, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kepedulian nyata mahasiswa terhadap potensi obat tradisional lokal yang baru saja dirintis oleh warga setempat. Selama ini, jamu ramuan asli warga tersebut dinilai memiliki khasiat tinggi namun masih terkendala dalam hal jangkauan pemasaran yang terbatas. Kehadiran para mahasiswa ini diharapkan mampu memecah kebuntuan promosi konvensional yang selama ini diadopsi oleh para perajin jamu lokal.
Ketua KKN UPNVY Kelompok 84.103, Alfredo Julistus Sinaga, menjelaskan bahwa era digital menuntut pelaku UMKM untuk adaptif terhadap perubahan teknologi. Melalui visualisasi yang menarik dan sinematik, diharapkan nilai jual serta kepercayaan konsumen terhadap Jamu Seger Waras dapat meningkat drastis. Sebuah production house mini sengaja dibentuk dan digawangi langsung oleh tim kreatif kelompok, yang terdiri dari Ivana Bilqis Putri Arnisya, Rahma Aisya Aprilia, dan Alfredo Julistus Sinaga.
"Kami melihat potensi besar pada jamu Seger Waras ini. Oleh karena itu, kami fokus membantu dari lini hilir pemasaran melalui pembuatan video promosi yang estetik dan informatif agar produk ini siap bersaing di ranah digital," ujar Alfredo saat menjelaskan konsep program kerjanya kepada media.
Kehadiran program kerja inovatif dari mahasiswa KKN UPNVY ini langsung mendapatkan apresiasi tinggi dari pemerintah dusun setempat karena dinilai memberikan dampak instan. Ibu Dukuh Kwarasan Kulon, Nita Febri Avisha, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam dan menilai langkah mahasiswa ini sangat tepat sasaran bagi kebutuhan warganya. Menurutnya, bantuan teknis seperti ini adalah hal yang paling dibutuhkan oleh lini usaha yang baru berkembang.
"Dengan adanya mas dan mba KKN ini, kami dapat dimudahkan dalam membantu memasarkan produk Jamu Seger Waras. Mengingat, ini baru awal mula kami membentuk sekaligus memasarkan produk tersebut ke publik," kata Nita Febri Avisha dengan nada optimis. Ia pun menaruh harapan besar agar kolaborasi akademisi dan warga ini menjadi batu loncatan penting bagi pertumbuhan ekonomi warganya. "Harapan kami tentu agar produk Seger Waras ini dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat umum, tidak hanya di lingkup lokal Gunungkidul saja," ia menambahkan.
Melalui video promosi yang diproduksi secara apik oleh mahasiswa UPNVY ini, ragam informasi penting mengenai khasiat kesehatan, kehigienisan proses pembuatan, hingga keaslian bahan baku Jamu Seger Waras dapat tersampaikan secara visual dengan sangat baik. Konten video kreatif ini nantinya akan dioptimalkan penyebarannya melalui berbagai platform media sosial populer guna menjaring pangsa pasar yang jauh lebih luas dan modern.