Ancaman Resesi Ekonomi Cili Meredup, Analisis Terbaru Clapes UC Bikin Lega
- Probabilitas Cili mengalami resesi ekonomi dilaporkan mengalami penurunan signifikan pada Juni berdasarkan analisis terbaru Clapes UC.
- Dari 12 model statistik yang digunakan untuk memprediksi arah ekonomi, sembilan di antaranya mencatatkan penurunan risiko resesi.
- Faktor utama meredanya ancaman resesi ini didorong oleh berkurangnya ketidakpastian bisnis serta performa positif sektor manufaktur di Amerika Serikat.
Ancaman resesi yang sempat membayangi perekonomian Cili diproyeksikan mulai memudar. Berdasarkan riset terbaru yang dirilis oleh pusat studi Universitas Katolik Cili, Clapes UC, risiko negara Amerika Selatan tersebut untuk terperosok ke dalam jurang resesi berada pada tingkatan yang tergolong rendah dalam jangka pendek.
Laporan indikator terbaru untuk periode Juni menunjukkan adanya penurunan probabilitas resesi pada sembilan dari total 12 model statistik yang digunakan Clapes UC. Penurunan ini menandakan sinyal positif bagi iklim perekonomian domestik Cili yang sebelumnya membendung berbagai ketidakpastian global dan dinamika aktivitas ekonomi yang berfluktuasi.
Para peneliti di Clapes UC menjelaskan bahwa penurunan risiko ini banyak didorong oleh dampak tidak langsung dari stabilitas bisnis internal serta dinamika pasar eksternal. "Sebab utama di balik perubahan positif ini adalah efek tunda dari menurunnya tingkat ketidakpastian bisnis di dalam negeri serta peningkatkan kinerja manufaktur di Amerika Serikat," tulis tim peneliti dalam laporan resminya.
Meskipun data resmi pertumbuhan ekonomi nasional sering kali dipublikasikan dengan jeda waktu beberapa bulan, model indikator Clapes UC ini dirancang secara khusus sejak 2020 untuk mendahului laporan statistik pemerintah. Dalam rincian kalkulasi bulan Juni, tingkat risiko resesi di Cili berada di kisaran angka 8,1% hingga 19,3%, dengan hanya dua model yang mencatatkan indikator di atas ambang batas 15%.
Kendati menunjukkan tren pemulihan yang menggembirakan, Clapes UC mengingatkan adanya potensi tekanan balik pada periode berikutnya. Lemahnya tingkat kepercayaan pengusaha dalam dua bulan terakhir serta dinamika fluktuatif manufaktur Amerika Serikat diprediksi masih menjadi tantangan yang perlu diwaspadai oleh para pelaku pasar di Cili.