Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Inggris
  • Iran
  • Bali
  • Prancis
  • Surabaya
  • Yogyakarta
  • Spanyol
Kategori
Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Prancis Surabaya Yogyakarta Spanyol

Kajian Mutiara Pagi RRI Medan, Muslim Bijaksana Harus Seimbangkan Dunia dan Akhirat

Fajar Ramadan • 15 Juli 2026, 19:21 • Budaya
  • Kajian Mutiara Pagi RRI Medan menghadirkan tausiah bertajuk 'Kejar Akhirat Jangan Lupakan Dunia' yang dibawakan oleh Ustaz Sutrino.
  • Islam tidak mengajarkan umatnya untuk meninggalkan urusan dunia, melainkan menjadikannya sebagai ladang amal untuk bekal di akhirat kelak.
  • Keseimbangan hidup antara mencari nafkah dan beribadah merupakan cerminan dari ketakwaan serta karakteristik seorang Muslim yang bijaksana.

Stasiun penyiaran RRI Medan kembali menghadirkan program spiritual rutin lewat Kajian Mutiara Pagi yang sarat akan pesan mendalam. Dalam kesempatan kali ini, kajian tersebut menghadirkan tausiah spiritual dari Ustaz Sutrino dengan mengangkat tema yang sangat relevan bagi kehidupan modern, yakni 'Kejar Akhirat Jangan Lupakan Dunia'. Melalui pemaparannya, ia mengajak seluruh pendengar untuk senantiasa menjalani kehidupan secara seimbang dengan bersungguh-sungguh mengejar kebahagiaan akhirat tanpa sedikit pun mengabaikan tanggung jawab di dunia.

Ustaz Sutrino menjelaskan secara terperinci bahwa agama Islam sama sekali tidak mengajarkan umatnya untuk mengisolasi diri atau meninggalkan kehidupan duniawi. Sebaliknya, dunia justru dipandang sebagai ladang subur tempat menanam berbagai macam amal kebaikan yang nantinya akan dipanen sebagai bekal utama menuju kehidupan akhirat yang kekal. Setiap aktivitas positif yang dilakukan manusia sehari-hari, asalkan dilandasi dengan niat yang benar, dikerjakan melalui jalan yang halal, dan memberikan manfaat nyata bagi sesama, dipastikan dapat bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan agar umat Islam tidak terjebak dalam fenomena materialisme atau kecintaan yang berlebihan terhadap gemerlap dunia. Sikap konsumtif dan ambisi buta sering kali membuat seseorang melupakan ibadah wajib, melalaikan tanggung jawab moral, dan mengabaikan persiapan spiritual menuju masa depan setelah kematian. Namun di sisi lain, ia juga menekankan bahwa seseorang tidak boleh abai terhadap kewajiban nafkah, menuntut ilmu pengetahuan, serta menjaga amanah keluarga dengan dalih hanya ingin fokus beribadah.

Menurut pandangannya, kemampuan dalam menjaga ritme dan keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat merupakan ciri utama dari seorang Muslim yang bijaksana dan matang secara spiritual. Ukuran kesuksesan yang sejati dalam pandangan Islam bukan hanya dinilai dari seberapa besar harta kekayaan yang dikumpulkan atau seberapa tinggi jabatan struktural yang diraih di dunia. Nilai hakiki seorang manusia justru diukur dari tingkat ketakwaan yang tertanam di dada, kemuliaan akhlak dalam berinteraksi, serta konsistensi amal saleh yang konsisten.

Pada sesi penutup kajian yang berlangsung khidmat tersebut, Ustaz Sutrino dengan tulus mengajak seluruh pemirsa dan pendengar setia untuk mentransformasikan setiap jengkal aktivitas harian menjadi ladang pahala. Hal ini dapat diwujudkan dengan cara selalu memelihara sifat keikhlasan di dalam hati, menegakkan kejujuran dalam bekerja, serta menjaga ketaatan yang utuh kepada perintah Allah SWT. Dengan penerapan prinsip hidup yang utuh ini, keberhasilan dan kesejahteraan finansial di dunia diyakini dapat diraih tanpa harus mengorbankan kebahagiaan hakiki di akhirat.

Tags: Rri Medan Sutrino Medan
Sumber: rri.co.id

Artikel Lainnya

Bobby Nasution Minta KONI Matangkan Persiapan Porprovsu XII 2026 demi Manjakan Atlet 15 Jul 2026, 10:51
Kisah Biksu Yijing dan Cheng Ho, Jejak Damai Hubungan RI dengan Tiongkok 15 Jul 2026, 05:46
Kawal UTBK Mandiri 2026, Unimed Kerahkan Ratusan Petugas demi Jamin Transparansi 15 Jul 2026, 05:55
Gus Irawan Buka Diklat Calon Kepala Sekolah Tapanuli Selatan di BBGTK Medan 15 Jul 2026, 15:46

Terbaru

Kisah WS Game Company, Coba Bikin Monopoly 'Made in USA' Demi Hindari Tarif Donald Trump 15 Jul 2026, 19:42
Kabar Baik Pengusaha SPBU Kolombia, SOLDICOM Perpanjang Otomatis Polis Asuransi RCE Mulai 1 Agustus 15 Jul 2026, 19:41
Piala Dunia 2026, Penjualan SPBU di Kolombia Naik hingga 4 Persen 15 Jul 2026, 19:41
RUU Perumahan AS Resmi Jadi Undang-Undang Tanpa Tanda Tangan Donald Trump 15 Jul 2026, 19:40
Persebaya Youthcon 2026, Wadah Kreativitas Generasi Muda Menyambut HUT ke-99 Bajol Ijo 15 Jul 2026, 19:40
Tren Kado Hari Anak 2026, Konsol Nintendo Switch 2 dan Mainan Edukasi Jadi Buruan Utama 15 Jul 2026, 19:38
Sah Resmi Berlaku, Jam Kerja di Kolombia Turun Jadi 42 Jam Seminggu Tanpa Potong Gaji 15 Jul 2026, 19:38

Kategori

Nasional 61 artikel
Internasional 60 artikel
Ekonomi 59 artikel
Olahraga 53 artikel
Hukum 26 artikel
Entertainment 21 artikel
Bisnis 21 artikel
Budaya 17 artikel
Lingkungan 14 artikel
Teknologi 6 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Prancis Surabaya Yogyakarta Spanyol
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.