Loading...

Thiago Motta Segera Latih Fiorentina Gantikan Fabio Grosso

Thiago Motta saat memimpin pertandingan di pinggir lapangan

Thiago Motta saat memimpin pertandingan di pinggir lapangan

Share:

Fiorentina resmi memecat pelatih Fabio Grosso setelah menelan tiga kekalahan beruntun di awal musim Serie A. Thiago Motta kini muncul sebagai kandidat terfavorit untuk mengisi posisi pelatih kepala di Stadio Artemio Franchi.

“Thiago Motta berada di ambang menerima pekerjaan di Stadio Artemio Franchi setelah pemecatan Fabio Grosso.”

— Thiago Motta dan Fiorentina

Fiorentina secara resmi mengumumkan pemecatan pelatih kepala Fabio Grosso menyusul rentetan hasil buruk yang diraih klub dalam tiga pertandingan awal kompetisi Serie A musim ini. Keputusan manajemen klub diambil setelah La Viola selalu menelan kekalahan dengan catatan kebobolan sembilan gol dan hanya memasukkan satu gol.

Kekalahan kandang 2-1 dari Torino pada hari Sabtu menjadi puncak kekecewaan manajemen klub asal Florence tersebut. Melalui pernyataan resmi di malam hari yang sama, Fiorentina mengonfirmasi bahwa kerja sama dengan Grosso telah resmi diakhiri.

"Klub memutuskan untuk berpisah dengan pelatih kepala setelah evaluasi awal musim," demikian pernyataan manajemen Fiorentina terkait pemecatan tersebut.

Pencarian pengganti langsung digalakkan oleh manajemen klub, dan laporan dari sejumlah media Italia menyebutkan bahwa Thiago Motta berada di urutan teratas sebagai kandidat pelatih baru.

Bursa Kandidat Pengganti dan Situasi Klub

Sebelum nama Thiago Motta mencuat sebagai favorit utama, sempat muncul spekulasi mengenai kemungkinan kembalinya Paolo Vanoli atau Raffaele Palladino ke kursi kepelatihan Fiorentina. Vanoli sebelumnya sempat menyelamatkan klub dari zona degradasi pada musim lalu.

Namun, laporan dari Passione Fiorentina dan Sportitalia meyakini bahwa peluang kembalinya Vanoli maupun Palladino tergolong kecil. Pilihan manajemen kini lebih condong kepada sosok Thiago Motta yang dinilai mampu mengangkat performa tim.

Pelatih berusia 44 tahun itu diketahui belum kembali bekerja sejak pengalamannya menangani Juventus, di mana ia diberhentikan pada Maret 2025 setelah memimpin 42 pertandingan resmi.

Situasi ironis sempat mewarnai rekam jejak Motta, di mana pemecatannya di Juventus terjadi persis setelah menelan kekalahan 3-0 saat bertandang menghadapi Fiorentina di Stadion Artemio Franchi.

Rekam Jejak dan Tantangan Baru di Florence

Sebelum masa singkatnya di Turin bersama Juventus, Thiago Motta sempat mencatatkan pencapaian gemilang ketika menukangi Bologna selama dua musim dengan finis di peringkat kelima klasemen Serie A.

Pengalaman manajerialnya yang lain mencakup masa-masa singkat saat memimpin klub Spezia dan Genoa di Liga Italia. Catatan positif tersebut menjadi pertimbangan penting bagi manajemen Fiorentina dalam memilih nakhoda anyar.

Tantangan besar kini menanti pelatih baru di Stadio Artemio Franchi untuk segera memperbaiki mentalitas skuad serta menghentikan tren negatif di awal musim kompetisi Serie A.

Data menunjukkan bahwa Fiorentina saat ini berada di dasar klasemen sementara Serie A dengan nihil poin dari tiga pertandingan perdana musim 2026.

Leave a Comment