Puluhan Atlet Siap Berlaga, Cabor Judo Perdana Dipertandingkan di Porprov NTB 2026
- Cabang olahraga judo dipastikan akan memulai debutnya dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 dengan diikuti sekitar 50 hingga 60 atlet.
- Ketua PJSI NTB Lalu Pathul Bahri menyatakan bahwa perjuangan merintis cabor judo dari nol kini mulai membuahkan hasil lewat kompetisi resmi tingkat provinsi.
- Pertandingan judo akan dipusatkan di GOR Poltekpar Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, yang sekaligus menjadi ajang seleksi atlet menuju Pekan Olahraga Nasional.
Perkembangan olahraga bela diri judo di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan tren positif yang sangat signifikan. Untuk pertama kalinya, cabang olahraga (cabor) judo dipastikan akan dipertandingkan secara resmi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Momentum ini dinilai menjadi bukti nyata atas keberhasilan pembinaan atlet yang dilakukan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
Ketua Umum Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) NTB, Lalu Pathul Bahri, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Dirinya menceritakan bagaimana seluruh jajaran pengurus harus berjuang ekstra keras karena merintis olahraga ini benar-benar dari awal. "Judo ini kami mulai bersama teman-teman dari nol. Mengembangkan cabang olahraga baru tentu tidak mudah, tetapi sekarang kami bersyukur judo sudah bisa dipertandingkan di Porprov," ujar Lalu Pathul Bahri saat memberikan keterangan kepada media.
Menurut Pathul, kehadiran judo di ajang multi-event olahraga terbesar tingkat provinsi ini diharapkan mampu menjadi batu loncatan strategis. Porprov NTB 2026 akan dijadikan wadah penjaringan utama untuk menjaring bakat-bakat potensial yang nantinya dipersiapkan menuju level yang lebih tinggi. PJSI NTB menargetkan para pejudo terbaik ini kelak mampu menembus kompetisi bergengsi tingkat nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).
Selaku tuan rumah cabor judo, Kabupaten Lombok Tengah telah menyiapkan fasilitas terbaik demi menyukseskan jalannya kompetisi. Pertandingan sendiri dijadwalkan akan dipusatkan di GOR Poltekpar Lombok. Sebanyak 50 hingga 60 atlet diproyeksikan akan unjuk gigi, meskipun terdapat sedikit penyusutan jumlah peserta akibat beberapa atlet mengalami cedera menjelang hari pertandingan.
Terkait target prestasi, pihak PJSI NTB memilih bersikap realistis dan enggan memberikan beban berlebih kepada para atlet lokal, khususnya kontingen Lombok Tengah yang ditargetkan meraih tiga hingga empat medali emas. Kendati demikian, Pathul menegaskan program jangka panjang tidak akan berhenti setelah Porprov usai. "Kami tidak akan berhenti melakukan pembinaan. Teman-teman terus masuk ke sekolah-sekolah untuk melatih anak-anak agar ke depan judo semakin berkembang dan mampu bersaing dengan cabang olahraga lain," pungkasnya menutup wawancara.