PSSI Sumbar Gebrak AFC Grassroots Football Day 2026, Ratusan Pesepakbola Cilik Siap Unjuk Gigi
- Asprov PSSI Sumbar akan menggelar ajang AFC Grassroots Football Day 2026 U-9 di Indarung pada Minggu (26/7/2026).
- Sebanyak 100 pesepakbola cilik kelahiran 2016-2017 diproyeksikan mengikuti ajang yang memadukan kompetisi 5 lawan 5 dan edukasi pelatih standar internasional ini.
- Para pakar sepak bola lokal menilai festival ini vital untuk membangun pondasi ekosistem pembinaan usia dini tanpa beban mengejar kemenangan.
Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatera Barat siap menggelar hajatan akbar pembinaan usia dini bertajuk AFC Grassroots Football Day 2026 U-9 di Lapangan Training Ground Semen Padang FC, Indarung pada Minggu (26/7/2026). Langkah masif ini menjadi angin segar bagi kebangkitan sepak bola Tanah Minang dengan menargetkan partisipasi sekitar 100 talenta muda kelahiran tahun 2016 hingga 2017 dari berbagai penjuru wilayah. Tidak hanya sekadar kompetisi perkelahian taktik di lapangan hijau, agenda resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) ini juga digulirkan secara khusus untuk memperingati Hari Anak Nasional.
Dalam penerapannya, ajang ini mengusung format pertandingan 5 lawan 5 guna mengoptimalkan intensitas sentuhan bola bagi tiap pemain cilik. Tak kalah penting, PSSI Sumbar turut memboyong instruktur berlisensi resmi AFC untuk memberikan pelatihan serta edukasi mendalam kepada para pelatih lokal. Materi edukasi difokuskan pada metode pembinaan modern berbasis psikologi anak agar pola latihan yang diterapkan di daerah sesuai dengan standar internasional.
Pelatih sepak bola usia dini Sumatera Barat, Dian Rama, menyambut positif gelaran ajang ini karena fokus utamanya adalah menanamkan kecintaan anak terhadap olah raga bal-balan sejak dini. Dian menegaskan bahwa dalam regulasi pembinaan sepak bola usia sembilan tahun, orientasi utama pelatih bukanlah memburu trofi atau kemenangan telak, melainkan menciptakan atmosfer bermain yang gembira dan bebas dari tekanan mental.
"Festival ini sangat baik karena tujuannya agar anak-anak lebih dulu mencintai sepak bola. Dalam regulasi grassroot juga ditekankan kepada pelatih agar memahami cara melatih anak usia dini dengan pendekatan yang menyenangkan, tanpa tekanan. Anak-anak harus lebih banyak menyentuh bola melalui permainan 4 lawan 4 atau 5 lawan 5 sehingga mereka menikmati proses bermain," ujar Dian Rama saat memberikan tanggapannya.
Senada dengan Dian, Asisten Pelatih PSP Padang, David Ardhi, memandang kompetisi ini sebagai wadah krusial untuk menambah menit bermain serta jam terbang para pemain muda Sumbar. Menurutnya, pengalaman bertanding dalam format kecil akan secara otomatis mengasah insting bertahannya, akurasi operan, hingga pemahaman taktik dasar secara bertahap. David optimistis pembinaan berjenjang dari level paling bawah ini kelak akan melahirkan bintang-bintang baru yang sanggup memperkuat klub profesional hingga membawa nama Tim Nasional Indonesia di pentas dunia.
"AFC Grassroots Football Day U-9 akan menjadi wadah bagi pemain usia dini di Sumatera Barat untuk berkompetisi sekaligus menambah jam terbang. Saya berharap seluruh talenta muda Sumatera Barat ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Tidak hanya menjadi pembelajaran bagi para pemain, tetapi juga bagi pelatih, ofisial, dan perangkat pertandingan sehingga ekosistem pembinaan sepak bola usia dini di Sumatera Barat semakin berkualitas," kata David.