Japan Open 2026, Febriana dan Meilysa Tembus Babak 16 Besar
- Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari sukses melangkah ke babak 16 besar turnamen Japan Open 2026.
- Pasangan yang akrab disapa Ana/Tiwi ini mengalahkan wakil Taiwan, Chang Ching Hui/Yang Ching Tun, lewat permainan straight game 21-16 dan 21-8.
- Di babak berikutnya, Febriana/Meilysa akan menantang unggulan kuat asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.
Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari memastikan satu tempat di babak 16 besar turnamen bulutangkis Japan Open 2026. Kepastian ini didapat setelah mereka tampil impresif dan sukses menumbangkan pasangan ganda putri asal Taiwan, Chang Ching Hui/Yang Ching Tun. Kemenangan meyakinkan ini diraih lewat pertarungan dua gim langsung dengan skor akhir 21-16 dan 21-8 pada laga babak 32 besar.
Usai pertandingan, Meilysa Trias Puspitasari mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil positif yang didapat tanpa mengalami kendala fisik. Ia mengakui bahwa jalannya pertandingan pada awal gim pertama sempat berlangsung ketat karena mereka masih beradaptasi dengan gaya bermain lawan. Namun, perlahan tapi pasti, ganda putri andalan pelatnas ini mampu keluar dari tekanan dan memegang kendali penuh atas jalannya pertandingan.
'Alhamdulillah hari ini berjalan dengan baik, diberikan kemenangan tanpa cedera. Di awal gim pertama kami masih bermain mengikuti pola lawan,' ujar Meilysa seperti dikutip dari rilis resmi Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI). Evaluasi cepat di lapangan menjadi kunci utama mereka untuk langsung memutus momentum kebangkitan ganda Taiwan tersebut.
Febriana Dwipuji Kusuma menambahkan bahwa perubahan strategi yang mereka terapkan setelah interval gim pertama menjadi titik balik krusial. Pasangan Indonesia sengaja merombak tempo permainan agar tidak terjebak ke dalam reli-reli panjang yang menjadi andalan dari pasangan Chang/Yang. Strategi agresif tersebut terbukti sangat efektif karena membuat lawan banyak melakukan kesalahan sendiri hingga gim kedua berakhir.
'Setelah interval gim pertama kami mengubah pola dan tempo permainan. Itu cukup berhasil hingga berlanjut di gim kedua,' tutur Febriana menjelaskan taktiknya. Dirinya juga menyoroti kondisi teknis lapangan yang sedikit berbeda dari sesi latihan sebelumnya, terutama laju shuttlecock yang terasa lebih cepat akibat adanya hembusan angin di dalam arena pertandingan.
Langkah Febriana/Meilysa dipastikan akan semakin berat pada babak 16 besar mendatang karena mereka dijadwalkan menantang salah satu ganda putri terbaik dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning. Menghadapi lawan berat yang berstatus sebagai unggulan, Meilysa menegaskan bahwa kesiapan mental dan fokus sejak awal laga akan menjadi faktor penentu. Mereka enggan memberikan celah sedikit pun kepada pasangan China tersebut untuk mendominasi permainan.
'Lusa kami melawan Liu Sheng Shu/Tan Ning. Kami ingin bermain bagus dan harus fokus sejak awal pertandingan,' ucap Meilysa dengan nada optimis. Sementara itu, Febriana menyebut tren positif yang mereka raih pada ajang Indonesia Open dan Australian Open sebelumnya menjadi modal motivasi tambahan bagi mereka untuk menjaga konsistensi performa di level tertinggi.