Hasil VNL 2026, Bungkam Italia Lewat Duel Sengit, Jepang Kokoh di Puncak Klasemen
- Tim nasional voli putra Jepang sukses mempertahankan posisi puncak klasemen sementara babak penyisihan VNL 2026 setelah mengalahkan Italia.
- Bermain di hadapan publik sendiri di Osaka, Jepang menang dramatis melalui duel lima set dengan skor ketat 3-2.
- Ran Takahashi menjadi bintang kemenangan Jepang dengan mendulang 26 poin, sementara kapten Yuki Ishikawa mendekati rekor 1.000 poin serangan.
Tim tuan rumah Jepang berhasil meraih kemenangan dramatis saat menghadapi Italia dalam lanjutan babak penyisihan Volleyball Nations League (VNL) 2026. Bermain di hadapan lebih dari tujuh ribu penggemar yang memadati tribun stadion di Osaka, skuad Negeri Sakura dipaksa memeras keringat sebelum akhirnya menyudahi perlawanan sengit Italia dengan skor ketat 3-2 (24-26, 25-19, 25-20, 23-25, 15-12). Hasil positif ini semakin mempertegas dominasi dan superioritas tim asal Asia tersebut di kancah bola voli internasional.
Kemenangan krusial ini membuat performa Jepang kian tidak terbendung dengan memperbaiki rekor menang-kalah mereka menjadi 9-0 tanpa cela dan mengemas total 22 poin di puncak klasemen. Menariknya, hasil kontra Italia menjadi kemenangan kelima yang didapatkan anak asuh Philippe Blain melalui drama duel lima set di sepanjang turnamen VNL 2026. Di sisi lain, kekalahan ini tetap memberikan hiburan bagi Italia yang berhak mengamankan satu poin berharga untuk menggeser Ukraina di papan klasemen.
Italia kini menempati peringkat kelima klasemen sementara VNL 2026 dengan catatan lima kali menang dan empat kali kalah dari total sembilan pertandingan dengan koleksi 17 poin. Jalannya pertandingan sendiri berlangsung sangat berimbang karena skuad Negeri Pizza memberikan perlawanan yang luar biasa agresif sejak set pertama dimulai. Kolektivitas permainan Italia terlihat menonjol dengan mencatatkan lima pemain yang sukses menyumbang angka dua digit sepanjang pertandingan yang melelahkan tersebut.
Bintang muda Italia, Luca Porro yang masuk sebagai pemain pengganti, tampil mengejutkan dengan memimpin perolehan angka timnya lewat raihan 11 poin. Empat pemain Italia lainnya juga tampil solid, yakni Alessandro Bovolenta yang mencetak 14 poin, Daniele Lavia dengan 13 poin, Mattia Bottolo menyumbang 12 poin, serta Giovanni Sanguinetti dengan 11 poin. Sang setter andalan, Simone Giannelli, juga melakoni debut mengesankan di VNL 2026 dengan menorehkan lima poin serangan dan dua blok, yang membuatnya kini hanya terpaut satu poin dari rekor 100 blok di ajang VNL.
Kendati ditekan habis-habisan, mentalitas baja para pemain Jepang terbukti menjadi pembeda di momen-momen kritis set penentuan. Outside hitter andalan Jepang, Ran Takahashi, keluar sebagai top skor laga usai tampil menggila dengan sumbangan 26 poin, disusul oleh opposite hitter Yuji Nishida yang membukukan 20 poin. Rekor individu juga membayangi sang kapten legendaris Jepang, Yuki Ishikawa, yang mendulang 17 poin di laga ini dan kini hanya membutuhkan tiga poin smes lagi untuk mengukir sejarah fantastis berupa capaian 1.000 poin serangan di ajang VNL.