Gadis Medan Ngamuk di Vietnam, Dua Karateka Indonesia Sabet Medali SEAKF Championship 2026
- Dua atlet karate asal Kota Medan, Leica Al Humaira Lubis dan Meiviona Zuhrina, sukses menyumbang medali perunggu untuk Indonesia di ajang SEAKF Championship 2026 di Vietnam.
- Leica Al Humaira Lubis sukses membawa pulang dua medali perunggu, sementara Meiviona Zuhrina mengamankan satu medali perunggu dari nomor bergengsi.
- Forki Medan dan KONI Medan mengapresiasi capaian internasional ini dan menjadikannya sebagai pemacu semangat menjelang Porprovsu 2026.
Dua karateka putri asal Kota Medan sukses menggebrak panggung internasional dan mengharumkan nama Indonesia. Mereka adalah Leica Al Humaira Lubis dan Meiviona Zuhrina yang berhasil membawa pulang medali dari ajang bergengsi 13th South East Asian Karate Federation atau SEAKF Championship 2026 yang digelar di Vietnam. Kompetisi sengit tingkat Asia Tenggara ini berlangsung ketat sepanjang tanggal 9 hingga 12 Juli 2026.
Leica Al Humaira Lubis tampil luar biasa menonjol dengan menyumbangkan dua medali perunggu sekaligus untuk kontingen Indonesia. Raihan peringkat ketiga tersebut didapatkannya dari nomor Senior Kumite Female +68 kilogram serta nomor bergengsi Senior Kumite Team Female. Performa impresif Leica di arena internasional ini membuktikan kualitas fisik dan teknik yang matang di kelas berat putri.
Tidak mau kalah, Meiviona Zuhrina turut mengukuhkan dominasi atlet Medan dengan menyumbangkan satu medali perunggu dari nomor Senior Kumite Female -61 kilogram. Capaian gemilang kedua srikandi karate ini mempertegas perkembangan positif dari program pembinaan karate di Kota Medan. Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa atlet daerah memiliki daya saing yang sangat tinggi dan mampu berbicara banyak di level internasional.
Ketua Umum Pengkot Forki Kota Medan, Yudhi Atmaja, langsung memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan luar biasa kedua atlet tersebut. Yudhi berharap prestasi internasional ini bisa menular dan menjadi suntikan motivasi bagi karateka lainnya di Sumatra Utara. "Kami bangga dengan capaian atlet yang mampu berprestasi di level internasional. Harapannya, atlet lain bisa mengimbangi bahkan melampaui prestasi ini," ujar Yudhi dengan penuh rasa bangga.
Lebih lanjut, Yudhi menjelaskan bahwa Forki Medan saat ini sedang bergerak cepat mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara atau Porprovsu 2026. Momentum juara dari Vietnam ini dinilai sangat tepat waktu untuk membakar semangat para atlet yang sedang digembleng dalam program pemusatan latihan daerah. "Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi atlet yang sedang menjalani training center agar semakin termotivasi memberikan hasil terbaik," tambahnya.
Nada bangga dan apresiasi juga mengalir dari Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal, yang menganggap pencapaian ini sebagai tonggak sejarah baru bagi olahraga bela diri di daerahnya. Aswindy menegaskan bahwa kerja keras para atlet dan pelatih telah terbayar lunas di atas matras kejuaraan Asia Tenggara. "Prestasi ini mengharumkan nama Indonesia, Sumatera Utara, dan Kota Medan di kancah internasional," pungkas Aswindy menutup keterangannya.