Bursa Ballon d'Or 2026 Gempar, Lionel Messi Berpeluang Rebut Gelar Kesembilan
- Lionel Messi kembali masuk dalam bursa favorit pemenang Ballon d'Or 2026 setelah tampil memukau bersama Inter Miami dan timnas Argentina.
- Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, membayangi ketat dan berpeluang menjadi pemenang termuda sepanjang sejarah jika menjuarai Piala Dunia.
- Striker Bayern Munich, Harry Kane, terancam kehilangan momentum setelah timnas Inggris gugur di babak semifinal Piala Dunia 2026.
Perebutan penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola, Ballon d'Or 2026, kini memasuki fase krusial dan semakin sulit diprediksi. Setelah dominasi panjang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo perlahan memudar, persaingan tahun ini justru melahirkan plot twist baru yang sangat mengejutkan. Panggung Piala Dunia 2026 yang sedang berlangsung di Amerika Utara menjadi penentu utama bagi para kandidat kuat untuk mengamankan suara terbanyak dari para juri.
Secara luar biasa, nama megabintang Lionel Messi kembali mencuat sebagai kandidat paling terdepan untuk merengkuh trofi bola emas kesembilannya. Pemain berjuluk La Pulga tersebut tampil sangat dominan dengan membawa Inter Miami menjuarai MLS Cup dan menyabet gelar MVP. Di level internasional, Messi tampil menggila dengan mencetak delapan gol di Piala Dunia sekaligus memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen ini menjelang laga final.
Namun, langkah Messi tidak akan mudah karena wonderkid Barcelona dan timnas Spanyol, Lamine Yamal, terus mengintai di posisi kedua. Remaja sensasional ini berpeluang memecahkan rekor sejarah sebagai pemain di bawah usia 21 tahun pertama yang memenangkan Ballon d'Or. Jika Yamal mampu tampil magis dan membawa tim matador memenangkan laga final hari Minggu besok, maka dipastikan posisinya akan semakin sulit digeser oleh para pesaing lainnya.
Nasib kurang beruntung justru harus dialami oleh penyerang tajam Bayern Munich dan timnas Inggris, Harry Kane. Kendati mencatatkan statistik luar biasa dengan torehan 73 gol di tingkat klub serta membukukan enam gol untuk negaranya, peluang Kane dilaporkan sedikit merosot. Kegagalan Inggris melangkah ke partai final setelah ditumbangkan Argentina di semifinal membuat pintu bagi pemain lain untuk menyalipnya terbuka lebar.
Selain ketiga nama utama tersebut, bursa calon pemenang juga diramaikan oleh deretan pemain elite Eropa yang memiliki catatan impresif sepanjang musim 2025-2026. Nama-mana seperti Erling Haaland yang mencetak 58 gol, Jude Bellingham yang tampil heroik bersama Inggris, hingga duo bintang Paris Saint-Germain, Vitinha dan Khvicha Kvaratskhelia, tetap mengintip peluang. Pemungutan suara final pada bulan Oktober mendatang dipastikan berjalan sangat ketat seiring berakhirnya turnamen akbar antarnegara tersebut.