Kawal Makan Bergizi Gratis, Srikandi Jaga Desa Sulut Gerak Cepat Konsolidasi Massal di Manado
- DPD ABPEDNAS Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat pleno strategis di Manado untuk mengevaluasi Program Jaga Desa bersama Kejaksaan Tinggi.
- Sayap organisasi perempuan, Srikandi Jaga Desa, disiapkan untuk mengawal ketat penyaluran program krusial seperti Makan Bergizi Gratis hingga Dana Desa.
- Persiapan Training of Trainers (TOT) dan pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa ditargetkan rampung pasca-pelantikan pusat oleh Hashim Djojohadikusumo.
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Provinsi Sulawesi Utara bergerak cepat memperkuat pengawasan pembangunan di wilayah perdesaan. Organisasi ini menggelar rapat pleno penting di kantor perwakilan DPD RI Sulawesi Utara, Manado, guna mengevaluasi sekaligus memantapkan Program Jaga Desa. Langkah taktis ini diambil demi memastikan program-program strategis dari pemerintah pusat berjalan tanpa ada kebocoran anggaran.
Rapat pleno dipimpin langsung oleh Ketua DPD ABPEDNAS Sulut yang juga merupakan Senator RI, Stefanus B.A.N. Liow, bersama Sekretaris Jackried K. Maluenseng. Forum strategis ini menitikberatkan pada pemantapan kolaborasi bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara melalui peranan aktif kaum perempuan. Penguatan peran tersebut diwujudkan lewat persiapan Training of Trainers (TOT) dan konsolidasi massal pengurus Srikandi Jaga Desa di bumi Nyiur Melambai.
"Kami ingin memastikan seluruh program strategis nasional menyentuh langsung masyarakat tanpa adanya penyimpangan sedikit pun," ujar Senator Stefanus B.A.N. Liow di sela-sela memimpin jalannya rapat pleno. Agenda ini dihadiri oleh jajaran elite Srikandi Jaga Desa Sulut seperti Ketua Gresty Masi, Sekretaris Christy Rondonuwu, dan Bendahara Marlyn Nova Palit. Perwakilan dari daerah pun turut hadir, termasuk Ketua Srikandi Minahasa Liony Mongi dan Ketua Srikandi Minahasa Utara Meiske Dondokambey.
Konsolidasi di tingkat daerah ini merupakan tindak lanjut langsung pasca-pelantikan pengurus pusat ABPEDNAS beberapa pekan lalu oleh tokoh nasional, Hashim Djojohadikusumo. Srikandi Jaga Desa diamanatkan untuk mengawal ketat sejumlah program besar pemerintah yang rentan terhadap penyelewengan. Fokus utama pengawasan mereka mencakup program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Jaga Desa, Program Indonesia Pintar (PIP), pemanfaatan Dana Desa, serta penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Selain membahas pengawasan makro, rapat tersebut juga mematangkan agenda kolaboratif bersama Kejaksaan Negeri Minahasa dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Adhyaksa. Kegiatan yang rencananya digelar pada Senin, 20 Juli 2026 ini akan melibatkan seluruh Kepala Desa perempuan dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) perempuan se-Kabupaten Minahasa. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem desa yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.