Heboh Tren Fatherless di Indonesia, Mendukbangga Kukuhkan Gubernur Kaltim Jadi Ayah Genre
- Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga mengukuhkan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dan istri sebagai Ayah dan Bunda Genre Provinsi Kaltim.
- Peringatan Harganas ke-33 mengusung tema "Ayah Wajib Hadir" untuk menanggulangi isu keterlibatan emosional sosok ayah dalam keluarga.
- Acara puncak di Berau juga diwarnai aksi penyerahan bantuan pencegahan stunting dan paket pangan bagi masyarakat rawan pangan.
Di tengah maraknya isu sosial mengenai fenomena "fatherless" atau minimnya peran pengasuhan ayah di Indonesia, langkah strategis ditempuh oleh pemerintah. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, secara resmi mengukuhkan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud bersama sang istri, Sarifah, sebagai Ayah dan Bunda Generasi Berencana (Genre) Provinsi Kaltim. Prosesi pengukuhan yang dilangsungkan di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau tersebut menjadi titik balik penguatan ketahanan keluarga di wilayah Kalimantan Timur.
Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Kaltim tahun ini mengusung pesan krusial lewat tema "Ayah Wajib Hadir". Penekanan tema ini dilatarbelakangi oleh realitas sosial di mana sosok ayah sering kali hanya dipandang sebagai pencari nafkah finansial semata. Padahal, kehadiran fisik serta keterlibatan emosional seorang ayah sangat menentukan stabilitas mental dan tumbuh kembang karakter anak secara berkelanjutan.
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menegaskan bahwa keharmonisan dalam rumah tangga harus senantiasa dipelihara dan diperbarui di tengah gempuran era digital. Beliau mengingatkan bahwa interaksi langsung antaranggota keluarga tidak boleh tergantikan oleh gawai atau teknologi modern. Menurutnya, fondasi masyarakat yang tangguh hanya bisa terbentuk jika ketahanan keluarga di tingkat paling dasar sudah terbangun dengan kokoh.
"Ayah juga harus hadir dalam kehidupan anak-anaknya. Jangan hanya gawai atau handphone yang di-charge baterainya, tetapi keharmonisan keluarga juga perlu dan wajib di-charge," tegas Rudy Mas'ud saat memberikan sambutan di hadapan para jajaran pejabat dan warga yang hadir. Ia mengajak seluruh orang tua untuk membiasakan komunikasi yang hangat, seperti meluangkan waktu makan bersama tanpa gangguan layar ponsel demi mendengarkan cerita anak-anak mereka.
Senada dengan hal itu, Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Sunarto memaparkan bahwa anak-anak membutuhkan perhatian, rasa aman, dan pengasuhan utuh dari kedua orang tuanya. Selain fokus pada penguatan peran pengasuhan, momen peringatan Harganas 2026 ini juga diisi dengan penyerahan apresiasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) kepada swasta seperti PT Berau Coal dan PT Pamapersada Nusantara, serta penyaluran ratusan paket bantuan pangan bagi masyarakat pra-sejahtera.