Geger Penemuan Kerangka Misterius di Dekat Sungai Asahan, Polisi Temukan Baju Pink
- Warga Dusun I, Desa Sei Beluruh, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan digegerkan oleh penemuan sesosok mayat yang telah menjadi kerangka di dekat aliran sungai.
- Polisi yang melakukan olah TKP mengamankan sejumlah barang bukti unik, termasuk pakaian dan celana dalam berwarna merah jambu, kacamata, serta uang tunai Rp370.000.
- Pihak kepolisian dari Polsek Kota Kisaran akan segera melakukan autopsi dan mengimbau warga yang kehilangan anggota keluarga untuk melapor.
Warga Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara mendadak gempar setelah dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas (Mr X) yang sudah dalam kondisi menjadi kerangka. Jasad misterius tersebut ditemukan tergeletak di dekat aliran sungai di Dusun I, Desa Sei Beluruh, Kecamatan Meranti pada Rabu sore sekitar pukul 16.30 WIB. Polisi kini tengah turun tangan untuk menyelidiki misteri di balik penemuan tulang-belulang manusia ini.
Peristiwa ini pertama kali terendus ketika sejumlah warga yang melintas di sekitar lokasi mencium aroma busuk yang sangat menyengat. Lantaran menaruh curiga, warga setempat mencoba melakukan penelusuran secara mandiri ke arah sumber bau di dekat bantaran sungai. Alangkah terkejutnya mereka saat mendapati struktur tulang manusia yang berserakan, dan langsung bergegas melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi terdekat.
Mendapat informasi krusial dari masyarakat, personel Unit Reskrim Polsek Kota Kisaran Polres Asahan segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di sekitar area penemuan, petugas melakukan penyisiran demi mengumpulkan petunjuk. Hasilnya, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang melekat atau berada di dekat kerangka tersebut, mulai dari sepasang sandal jepit hingga aksesoris mata.
Kanit Reskrim Polsek Kota Kisaran, Ipda Supangat, mengonfirmasi adanya temuan barang-barang spesifik di lokasi yang diduga kuat merupakan milik korban. Beberapa di antaranya adalah pakaian dan celana dalam berwarna merah jambu (pink), kacamata, serta dompet berisi uang tunai sebesar Rp370.000. Kendati demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka belum bisa menyimpulkan jenis kelamin maupun penyebab pasti kematian korban hanya dari pakaian luar saja.
"Kita temukan mayat Mr-X di Desa Sei Beluruh, Kecamatan Meranti, Asahan. Mayat tersebut telah menjadi kerangka, dan saat ini belum dapat dipastikan jenis kelaminnya," ujar Ipda Supangat saat dimintai konfirmasi mengenai perkembangan penyelidikan di lapangan.
Saat ini, seluruh kerangka Mr X telah dievakuasi oleh petugas medis dan kepolisian ke Rumah Sakit Umum Kisaran untuk menjalani pemeriksaan forensik awal. Pihak penyidik menegaskan akan membawa temuan ini ke tahap autopsi mendalam demi mengurai tabir kematian korban yang masih sangat gelap. Polisi menduga jasad tersebut sudah berada di lokasi luar ruangan selama berminggu-minggu hingga jaringan lunak tubuhnya habis.
"Kami dari penyidik akan melakukan autopsi terhadap mayat tersebut," tambah Ipda Supangat. Di sisi lain, jajaran Polsek Kota Kisaran turut mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat luas, khususnya warga Asahan, yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam beberapa bulan terakhir dengan ciri-ciri pakaian tersebut agar segera datang melapor guna pencocokan data primer.