Bikin Kaget, Komposisi 45 Anggota DPRD Sulut Berubah Drastis dari Hasil Pemilu 2024
- Komposisi susunan 45 anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara periode 2024-2029 kini resmi berubah dari hasil penetapan Pemilu 2024 mula-mula.
- Terdapat empat nama baru yang masuk ke parlemen Gedung Cengkih akibat adanya proses pengunduran diri lantaran maju Pilkada serta dinamika internal partai politik.
- PDI Perjuangan masih kokoh mendominasi jalannya legislatif di Sulawesi Utara dengan mengamankan perolehan total 19 kursi dari 45 kursi yang tersedia.
Dinamika politik di Gedung Cengkih kembali memanas setelah komposisi susunan 45 anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) periode 2024-2029 dipastikan berubah. Daftar nama legislator yang menduduki kursi empuk parlemen saat ini ternyata sudah tidak lagi sepenuhnya sama dengan hasil penetapan calon terpilih pada Pemilu 2024 lalu. Perubahan peta keanggotaan ini dinilai sangat krusial mengingat fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan di bumi Nyiur Melambai sepenuhnya bertumpu pada formasi anyar ini.
Berdasarkan data terkini, sedikitnya ada empat nama baru yang merangsek masuk ke dalam susunan keanggotaan DPRD Sulut menyusul adanya proses pergantian antarterencana dan perubahan keanggotaan internal. Keempat wajah baru yang kini ikut menentukan arah kebijakan Sulawesi Utara tersebut adalah Melissa Gerungan, Raski Mokodompit, Hillary Tuwo, dan Mulyadi Paputungan. Pergeseran kursi ini melibatkan empat partai politik besar yang memiliki basis massa kuat di daerah perbatasan utara Indonesia ini, yaitu PDI Perjuangan, Partai Golkar, PSI, dan PKB.
Jika dibedah lebih dalam, perpindahan kursi di tubuh PDI Perjuangan memperlihatkan masuknya Melissa Gerungan yang secara resmi menggantikan posisi Robby Dondokambey. Sementara itu, di kubu Partai Golkar, politikus senior Raski Mokodompit kembali mengamankan posisinya setelah menggantikan I Ketut Sukadi. Perubahan mengejutkan juga datang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), di mana Melky Pangemanan memilih mundur dari jabatannya demi bertarung dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan menyerahkan kursinya kepada Hillary Tuwo.
Adapun satu kursi tersisa diisi oleh Mulyadi Paputungan yang masuk membawa bendera Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Mulyadi resmi ditunjuk untuk mengisi kekosongan kursi strategis yang ditinggalkan oleh Yusran Alhabsyi, yang kini telah mengemban tugas baru sebagai Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong). Khusus untuk Melissa Gerungan, Hillary Tuwo, dan Mulyadi Paputungan, prosesi serah terima jabatan mereka telah dikukuhkan secara sakral melalui pelantikan resmi dalam rapat paripurna DPRD Sulut pada awal Januari lalu.
Kendati diterpa gelombang pergeseran nama, peta kekuatan politik di Sulawesi Utara tampaknya masih belum bergeser dari dominasi partai berlambang banteng moncong putih. PDI Perjuangan tetap mengukuhkan diri sebagai fraksi raksasa dengan menguasai 19 dari total 45 kursi yang tersedia di DPRD Sulut. Dengan komposisi teranyar ini, masyarakat kini menanti taji dan komitmen nyata dari para wakil rakyat yang baru dilantik tersebut untuk mengawal aspirasi daerah selama sisa masa jabatan bergulir.