Awas Perpeloncoan, Disdik Balikpapan Sidak Langsung Sekolah Selama MPLS
- Dinas Pendidikan Kota Balikpapan mengawasi langsung pelaksanaan MPLS guna mencegah segala bentuk praktik perpeloncoan terhadap siswa baru.
- Pihak dinas memberikan kelonggaran penggunaan seragam sekolah lama hingga masa MPLS berakhir demi meringankan beban para orang tua siswa.
- Pembelajaran efektif dijadwalkan mulai 20 Juli 2026 bersamaan dengan distribusi bantuan seragam sekolah gratis dari Pemkot Balikpapan.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Balikpapan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di berbagai tingkatan sekolah di Kota Minyak tersebut. Langkah antisipatif ini sengaja diambil guna mengantisipasi agar momentum penyambutan siswa baru tidak melenceng menjadi ajang perpeloncoan atau kekerasan fisik dan mental. Tim dari dinas setempat diterjunkan langsung ke lapangan untuk memantau jalannya kegiatan dari hari ke hari.
"MPLS itu masa adaptasi, bukan masa tekanan. Anak-anak harus merasa aman sejak hari pertama," ujar Kepala Disdik Kota Balikpapan, Irfan Taufik, saat memberikan keterangan resmi di Balikpapan. Dirinya menekankan bahwa seluruh aktivitas yang disajikan oleh panitia sekolah harus bersifat edukatif, menyenangkan, serta ramah anak sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan.
Selama peninjauan langsung, tim pengawas memastikan para siswa baru diperkenalkan dengan lingkungan fisik sekolah secara bertahap dan humanis. Pengenalan ini meliputi interaksi hangat dengan guru, staf kependidikan, pengenalan teman sebaya, hingga pemetaan fasilitas krusial seperti ruang kelas, perpustakaan, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan sanitasi toilet. Konsep ramah anak ini wajib diimplementasikan demi menghindari kecemasan berlebih pada anak-anak yang baru bertransisi ke jenjang pendidikan lebih tinggi.
Menariknya, Disdik Balikpapan juga mengeluarkan kebijakan khusus yang melonggarkan aturan penggunaan seragam sekolah selama masa orientasi berlangsung. Siswa baru diperbolehkan mengenakan seragam dari jenjang sekolah sebelumnya agar para orang tua tidak merasa terbebani untuk terburu-buru membeli seragam baru. "Selama MPLS, siswa yang baru masuk SMP boleh memakai seragam SD. Begitu juga siswa baru SD boleh memakai seragam PAUD atau TK. Fokusnya adaptasi dulu, bukan seragam," tutur Irfan menambahkan.
Proses belajar mengajar secara efektif sendiri baru akan dimulai secara serentak pada tanggal 20 Juli 2026 mendatang. Pada tanggal tersebut, para siswa diharapkan sudah mengenakan seragam sekolah yang baru dan sesuai dengan jenjangnya. Untuk mendukung kelancaran kebijakan ini, Pemerintah Kota Balikpapan juga mulai menyalurkan bantuan sosial berupa paket seragam sekolah gratis secara bertahap langsung ke setiap sekolah demi meringankan biaya pendidikan masyarakat.