Nikotin tidak hanya ditemukan pada rokok dan produk tembakau, tetapi juga terdapat secara alami pada sejumlah sayuran sehari-hari. Meskipun demikian, kadar nikotin dalam makanan tersebut sangatlah rendah dan aman untuk dikonsumsi.
“Kadar nikotin yang terdapat dalam sayuran sangatlah rendah sehingga tidak memberikan efek seperti nikotin dari produk tembakau.”
— Kandungan Nikotin pada Sayuran
Saat mendengar kata nikotin, yang terlintas di benak orang otomatis adalah rokok. Zat ini dikenal sebagai senyawa yang dapat menimbulkan kecanduan dan banyak ditemukan pada tanaman tembakau.
Namun ternyata, nikotin tak cuma terdapat pada rokok atau produk tembakau saja. Sejumlah sayuran yang biasa dikonsumsi sehari-hari juga diketahui mengandung senyawa nikotin alami.
Berdasarkan penelitian, kandungan nikotin banyak ditemukan di tanaman dari keluarga Solanaceae atau yang dikenal sebagai keluarga terung-terungan. Di dalam famili ini terdapat berbagai genus termasuk cabai, paprika, tomat, kentang, hingga terung.
Meskipun sayuran-sayuran tersebut mengandung nikotin, keberadaannya tidak berarti makanan tersebut sama berbahayanya dengan rokok. Kadarnya sangat rendah dan tidak memberikan efek adiktif seperti produk tembakau.
Hasil Penelitian dan Keluarga Tanaman
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam The New England Journal of Medicine menguji kandungan nikotin pada sejumlah sayuran. Para peneliti menggunakan metode kromatografi gas dan spektrometri massa untuk mengukur kadarnya secara akurat.
Sayuran yang diteliti antara lain meliputi terung, tomat, kentang, dan kembang kol. Penelitian ini membuktikan bahwa tanaman di luar keluarga tembakau juga bisa memproduksi senyawa tersebut dalam jumlah renik.
Sebagai perbandingan, satu batang rokok dapat mengandung sekitar 10.000 hingga 14.000 mikrogram nikotin. Sebaliknya, kandungan pada sayuran hanya berada pada kisaran beberapa mikrogram saja per kilogramnya.
"Kadar nikotin yang terdapat dalam sayuran sangatlah rendah sehingga tidak memberikan efek seperti nikotin dari produk tembakau," jelas laporan merujuk pada data penelitian ilmiah tersebut.
Read Also
Sering Minum Air Kelapa Apa Dampaknya bagi Kesehatan Ginjal
Air kelapa merupakan minuman alami yang menyegarkan dan kaya manfaat, namun...
Studi Terbaru Ungkap Manusia Mampu Memprediksi Berapa Lama Usia Hidup Mereka
Sebuah studi jangka panjang menemukan bahwa manusia cukup akurat dalam...
Meksiko Dikejutkan Keracunan 135 Dokter Bersamaan di Rumah Sakit Mexico City
Sebanyak lebih dari 130 dokter di Rumah Sakit Eduardo Liceaga, Mexico City,...
BPJS Kesehatan dan Asuransi Swasta Resmi Terhubung dengan Skema KAPJ
Pemerintah resmi menghubungkan BPJS Kesehatan dan asuransi swasta melalui...
Daftar Sayuran dan Keamanan Konsumsi
Terung ungu atau aubergine termasuk sayuran dengan kandungan nikotin alami yang relatif paling tinggi dibandingkan sayuran lainnya, yakni sekitar 100 mikrogram per kilogram. Sementara itu, tomat merah mengandung sekitar 4,1-4,3 mikrogram per kilogram dan tomat hijau mencapai 42,8 mikrogram per kilogram.
Selain itu, kentang dan paprika sama-sama mengandung nikotin sekitar 7,1 mikrogram per kilogram. Kembang kol yang bukan dari keluarga Solanaceae juga ditemukan mengandung senyawa nikotin di kisaran 3,8-16,8 mikrogram per kilogram.
Meskipun mengandung nikotin, berbagai sayuran tersebut sama sekali tidak berbahaya untuk dikonsumsi oleh masyarakat umum. Kandungan nikotin alaminya tidak dapat disamakan dengan paparan nikotin berbahaya dari asap rokok.
Sayuran seperti tomat, kentang, terung, dan paprika tetap merupakan sumber berbagai zat gizi penting. Bahan pangan ini dapat menjadi bagian yang sangat baik dari penerapan pola makan sehat sehari-hari.