Wajah Trump Bakal Hiasi Koin Emas Terbaru Amerika Serikat, Tuai Kontroversi?
- U.S. Mint akan segera memproduksi koin satu dolar baru dengan lapisan serupa emas yang menampilkan wajah Presiden Donald Trump.
- Penerbitan koin ini merupakan bagian dari perayaan hari jadi Amerika Serikat yang ke-250 atau semiquincentennial pada tahun 2026.
- Langkah ini menuai sorotan karena hukum federal AS melarang orang yang masih hidup untuk muncul di mata uang resmi negara.
Lembaga percetakan koin resmi Amerika Serikat, U.S. Mint, bakal memproduksi koin satu dolar baru yang menampilkan wajah Presiden Donald Trump. Pengumuman mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, melalui akun media sosial X miliknya. Langkah ini dinilai sebagai upaya terbaru dari pemerintahan Donald Trump untuk meninggalkan jejak personalnya pada simbol-simbol dan institusi federal negara tersebut.
Menurut keterangan Scott Bessent, penerbitan koin ini merupakan bagian dari rangkaian upaya pemerintah dalam memperingati hari ulang tahun Amerika Serikat yang ke-250. Koin ini dirancang untuk menghormati warisan kebebasan yang abadi sekaligus menjadi simbol patriotisme yang kuat bagi publik. "Menampilkan Presiden Trump, koin ini merayakan kekuatan nilai-nilai Amerika, dan janji sebuah bangsa yang didedikasikan untuk menjaga kebebasan bagi semua orang," ujar Scott Bessent dalam pernyataannya.
Koin yang memicu perbincangan hangat ini dilaporkan sudah masuk dalam tahap produksi dan dijadwalkan bakal tersedia bagi publik mulai musim gugur mendatang. Juru bicara Kementerian Keuangan Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa koin tersebut tidak terbuat dari logam mulia murni, melainkan menggunakan logam biasa dengan lapisan akhir serupa emas yang berkilau. Sebelum rencana koin ini matang, pihak kementerian bahkan sempat mempertimbangkan penerbitan uang kertas pecahan USD 250 bergambar wajah Donald Trump pada Mei lalu.
Kendati demikian, ambisi untuk memajang wajah Donald Trump di mata uang ini terbentur oleh aturan hukum federal Amerika Serikat yang sangat ketat. Berdasarkan undang-undang yang berlaku saat ini, tidak ada orang yang masih hidup yang boleh ditampilkan dalam mata uang resmi Amerika Serikat kecuali ada undang-undang baru yang disahkan. Hukum federal menegaskan bahwa hanya potret individu yang telah meninggal dunia yang dapat muncul pada mata uang dan surat berharga negara tersebut.
Di sisi lain, kubu pemerintahan Donald Trump berargumen bahwa sang presiden berhak muncul di koin baru ini berdasarkan undang-undang tahun 2020. Aturan tersebut memberikan kewenangan khusus untuk menerbitkan koin dengan desain simbolis guna memperingati hari jadi Amerika Serikat yang ke-250 selama periode satu tahun yang dimulai sejak 1 Januari 2026. Namun, desain koin komemoratif ini tetap harus mendapatkan tinjauan serta persetujuan resmi dari Komite Penasihat Koin Warga Negara yang bersifat independen.