Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Lingkungan
  • Budaya
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Bali
  • Iran
  • Inggris
  • Surabaya
  • Yogyakarta
  • Selat Hormuz
  • Korea Selatan
Kategori
Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Lingkungan Budaya Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Iran Inggris Surabaya Yogyakarta Selat Hormuz Korea Selatan

Aktivis Cantik Vietnam Diculik Militer Israel, Medsos Gempar hingga Pemerintah Sempat Bungkam

Fuji Aditya • 17 Juli 2026, 07:56 • Internasional
  • Aktivis kemanusiaan asal Vietnam, Tieu Nguyen Bao Ngoc, diculik oleh pasukan militer Israel di perairan internasional saat mencoba menembus blokade Gaza.
  • Pemerintah dan media arus utama Vietnam sempat bungkam selama dua hari penahanannya, memicu kemarahan publik dan kampanye petisi massal dari netizen.
  • Bao Ngoc akhirnya dibebaskan ke Turki setelah kedutaan besar Vietnam di Israel turun tangan akibat desakan ribuan surat elektronik dari masyarakat.

Dunia maya di Vietnam mendadak gempar setelah seorang aktivis kemanusiaan muda asal Ho Chi Minh, Tieu Nguyen Bao Ngoc, dilaporkan diculik oleh pasukan militer Israel. Perempuan berusia 28 tahun yang akrab disapa Ashley ini merupakan satu-satunya warga negara Vietnam yang bergabung dalam misi pelayaran kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF). Misi pelayaran tersebut bertujuan untuk menembus blokade laut Israel demi menyalurkan bantuan kemanusiaan langsung ke Jalur Gaza yang tengah luluh lantak.

Sebelum kapal kemanusiaan tersebut dihadang oleh militer Israel di perairan internasional, Bao Ngoc sempat menyuarakan keprihatinannya yang mendalam terhadap penderitaan warga Palestina. "Sebagai orang Vietnam yang pernah merasakan penderitaan dan kejahatan perang yang sama oleh imperialis Barat, khususnya Amerika Serikat, saya merasakan simpati yang sangat besar untuk rakyat Palestina," ujar Bao Ngoc dalam wawancara eksklusifnya dengan media Indonesia, Republika Online, dari atas kapal bantuan beberapa waktu lalu.

Pernyataan emosional tersebut langsung viral di seantero Vietnam dan memicu gelombang dukungan luar biasa dari generasi muda di negara itu. Namun, situasi berubah mencekam ketika video darurat (SOS) yang telah direkam sebelumnya oleh Bao Ngoc dirilis ke publik, mengonfirmasi bahwa dirinya telah ditangkap dan ditahan oleh otoritas Israel. Dalam rekaman tersebut, ia mendesak masyarakat untuk menekan Pemerintah Vietnam agar segera melakukan intervensi diplomatik guna menyelamatkan dirinya.

Anehnya, di tengah kepanikan publik dan desakan yang meluas di media sosial, pemerintah serta media arus utama yang dikontrol ketat oleh Partai Komunis Vietnam justru memilih bungkam selama dua hari penahanan Bao Ngoc. Sikap pasif ini sangat kontras dengan aksi cepat pemerintah tetangga seperti Indonesia dan Malaysia yang langsung mengutuk keras tindakan sepihak Israel terhadap warga negaranya yang ikut dalam rombongan kapal tersebut. Hal ini memicu kemarahan netizen Vietnam yang kemudian meluncurkan kampanye pengiriman lebih dari 2.000 petisi elektronik ke Kedutaan Besar Vietnam di Israel.

Setelah mendapat tekanan hebat dari publik dan badai teori konspirasi di media sosial, misi diplomatik Vietnam akhirnya memecahkan kesunyian mereka. Pihak kementerian luar negeri mengonfirmasi bahwa mereka telah bekerja di balik layar untuk memastikan keselamatan Bao Ngoc hingga akhirnya ia berhasil dibebaskan dan dideportasi ke Istanbul, Turki. Sejumlah pengamat menilai keterlibatan aktif generasi muda Vietnam dalam isu kemanusiaan global ini merupakan fenomena baru yang sangat langka di bawah pengawasan ketat rezim satu partai.

Tags: Tieu Nguyen Bao Ngoc Vietnam Israel Gaza Republika Online
Sumber: Al Jazeera

Artikel Lainnya

Gaza Masuk Siklus Kekacauan, Israel Sengaja Targetkan Pejabat Sipil dan Polisi 15 Jul 2026, 19:03
Putaran Keenam Rampung, Lebanon dan Israel Sepakati Zona Uji Coba Penarikan Pasukan 16 Jul 2026, 12:10
Prajurit Israel yang Aniaya Kamerawan CNN Lolos dari Jerat Pidana, Hanya Ditegur 16 Jul 2026, 04:51
Demokrat Senat AS Blokir RUU Pertahanan Terkait Perang Iran dan Integrasi Israel 15 Jul 2026, 05:38

Terbaru

Bikin Mewek, Gunwook ZEROBASEONE Rela Matikan Game Demi Selamatkan Fans Korban Bullying 17 Jul 2026, 14:58
Bikin Heboh, Lionel Messi Intip Botol Minum Rahasia Jordan Pickford Usai Tekuk Inggris 17 Jul 2026, 14:57
Timur Tengah Mencekam, AS Bom Ibu Kota Iran dan Tembak Kapal Tanker Minyak 17 Jul 2026, 14:45
Awas Kepleset Hukum, Kemenkum DIY Wanti-wanti Siswa SMAN 9 Yogyakarta Soal Jejak Digital 17 Jul 2026, 11:15
Badai Besar Terjang Chile, Pekerja Terlambat atau Listrik Padam Tetap Wajib Digaji 17 Jul 2026, 08:35
Badai Besar Intai Chile, Lakukan Langkah Darurat Ini agar Rumah dan HP Tetap Aman 17 Jul 2026, 08:30
Siap-Siap Buntung, Pemain Judi Online di Chile Kini Kena Pajak Tambahan 19 Persen! 17 Jul 2026, 08:27

Kategori

Nasional 121 artikel
Internasional 104 artikel
Ekonomi 96 artikel
Olahraga 87 artikel
Hukum 44 artikel
Entertainment 41 artikel
Bisnis 35 artikel
Lingkungan 24 artikel
Budaya 23 artikel
Teknologi 16 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Iran Inggris Surabaya Yogyakarta Selat Hormuz Korea Selatan
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.