Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Bali
  • Inggris
  • Iran
  • Yogyakarta
  • Surabaya
  • Spanyol
  • Denpasar
Kategori
Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Inggris Iran Yogyakarta Surabaya Spanyol Denpasar

Tragedi Maut Proyek Perpipaan TMII, KSPSI Wanti-wanti Bahaya Pengadilan Opini

Fitriyandi Al Fajri • 23 Juli 2026, 21:28 • Hukum
  • KSPSI DKI Jakarta meminta semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kecelakaan kerja maut pada proyek jaringan perpipaan di kawasan TMII.
  • Ketua DPD KSPSI DKI Jakarta Syamsul Bahri menegaskan pentingnya menjaga asas praduga tak bersalah dan menghentikan narasi penggiringan opini publik.
  • Tragedi kecelakaan kerja yang menewaskan tiga pekerja PT Moya Indonesia pada 9 Juli 2026 tersebut hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI) DKI Jakarta mengimbau masyarakat luas untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan terkait tragedi maut di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Kecelakaan kerja pada proyek jaringan perpipaan tersebut menewaskan tiga orang pekerja dari PT Moya Indonesia. KSPSI menegaskan bahwa penentuan pihak yang bertanggung jawab harus sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum berdasarkan fakta, bukan opini publik.

Ketua DPD KSPSI DKI Jakarta, Syamsul Bahri, menyampaikan bahwa organisasinya telah menerjunkan tim khusus ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan fakta-fakta di lapangan. Ia menyesalkan maraknya narasi di media sosial yang seolah-olah sudah menjatuhkan vonis sebelum proses hukum usai. "Kami mengajak semua pihak untuk mempercayakan proses penyelidikan kepada aparat penegak hukum. Biarkan proses hukum berjalan hingga dapat diketahui secara jelas siapa yang bertanggung jawab dan apa penyebab utama dari peristiwa tersebut," tegas Syamsul saat konferensi pers di Gedung D Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (23/7/2026).

Syamsul mengkritik keras berkembangnya desakan liar yang meminta pencopotan pejabat tertentu tanpa disertai bukti hukum yang sah. Menurutnya, tindakan menggiring opini semacam itu sangat berbahaya karena mencederai prinsip keadilan dan asas praduga tak bersalah. "Jadi yang kami maksud adalah pihak-pihak yang sudah lebih dulu menggiring opini dengan menyalahkan seseorang atau bahkan mendesak agar seseorang dicopot dari jabatannya. Kami tidak sependapat dengan sikap seperti itu," lanjutnya.

Ia juga membantah tuduhan yang menyebutkan bahwa KSPSI tengah berupaya membela atau melindungi pihak-pihak tertentu dalam pusaran kasus ini. Syamsul menekankan bahwa fokus utama organisasi buruh adalah mengawal penanganan perkara agar berjalan objektif, transparan, dan berbasis pada alat bukti yang akurat. "Saya tidak sepakat dengan pernyataan apa pun yang berpotensi mencederai nama baik seseorang tanpa didukung bukti yang jelas. Yang kami lihat adalah duduk persoalannya, bukan siapa orangnya," ujar Syamsul.

Insiden maut yang menyedot perhatian publik ini terjadi pada 9 Juli 2026 lalu ketika para pekerja sedang menggarap proyek vital jaringan perpipaan di wilayah TMII. Tiga pekerja PT Moya Indonesia dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan tugasnya di lapangan. Hingga saat ini, kepolisian dan instansi terkait masih terus menginvestigasi penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut guna memastikan kejelasan hukum serta standar keselamatan kerja yang diterapkan.

Tags: Tmii Pt Moya Indonesia Kspsi Jakarta Timur Syamsul Bahri
Sumber: tribunnews.com

Artikel Lainnya

Mobil Xenia Tabrak 4 Motor di Pondok Gede, Tiga Orang Terluka 15 Jul 2026, 19:07
Nekat Sasar Lansia Pakai Celurit, Jambret di CFD Rasuna Said Ditangkap Warga 19 Jul 2026, 18:38
Ayah dan Anak Kompak Curi Motor di 12 TKP Bali, Hasilnya Buat Judi Online 23 Jul 2026, 21:11
Mencekam, Tawuran Remaja Bersenjata Tajam Blokade Jalan I Gusti Ngurah Rai Duren Sawit 19 Jul 2026, 18:30

Terbaru

Ide Ekonomi Unik Dunia Terkuak, Dari Pasar Air Australia Hingga Arisan Tradisional 23 Jul 2026, 22:29
Fenomena Tren Kamera Jadul, Gen Z dan Milenial Ramai-Ramai Tinggalkan Kamera Ponsel Canggih 23 Jul 2026, 22:28
Perpanjangan Polis RCE SPBU Kolombia Dimulai, SOMOS UNO Pastikan Proses Sesuai Jadwal 23 Jul 2026, 22:28
Sengit, Senat Cile Debat Panas RUU Rekonstruksi dan Pemotongan Pajak 23 Jul 2026, 22:28
Mega Rencana Penggabungan Tempat Ski Raksasa di Cile Resmi Gagal Total 23 Jul 2026, 22:27
Perjuangan 11 Tahun Petronar, Siap Menjadi Tulang Punggung Pasokan BBM di Narino 23 Jul 2026, 22:26
Gempur Sarang Teroris di Perbatasan Afghanistan, Militer Pakistan Tembak Mati 24 Militan 23 Jul 2026, 22:26

Kategori

Nasional 180 artikel
Internasional 161 artikel
Ekonomi 156 artikel
Olahraga 146 artikel
Hukum 83 artikel
Entertainment 67 artikel
Bisnis 41 artikel
Budaya 40 artikel
Lingkungan 39 artikel
Teknologi 28 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Bali Inggris Iran Yogyakarta Surabaya Spanyol Denpasar
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.