Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Buruh di Dekat Pasar Galiran Klungkung Bali
- Polres Klungkung berhasil mengamankan seorang terduga pelaku penganiayaan terhadap buruh harian lepas di seputaran Jalan Mahoni, dekat Pasar Galiran, Bali.
- Pengeroyokan dipicu oleh korban yang menegur seorang pengendara motor mabuk yang melintas ugal-ugalan hingga terjatuh dari kendaraannya.
- Akibat aksi kekerasan tersebut, korban menderita luka lebam di area wajah serta kehilangan satu gigi atas dan dua gigi lainnya goyang.
Aparat kepolisian dari Satreskrim Polres Klungkung berhasil mengamankan seorang pria terduga pelaku kasus penganiayaan berat yang terjadi di barat Pasar Galiran, Kabupaten Klungkung, Bali. Penangkapan ini dilakukan setelah aksi pengeroyokan tersebut sempat viral dan menuai sorotan luas dari masyarakat di media sosial. Korban dari aksi anarkis ini diketahui merupakan seorang buruh harian lepas bernama I Kadek Indrawan (37) yang berdomisili di Lingkungan Lebah, Semarapura Kangin.
Insiden berdarah itu tepatnya terjadi di seputaran Jalan Mahoni Nomor 17, Semarapura Klod, Kecamatan Klungkung pada Selasa kemarin sekitar pukul 14.00 Wita. Terduga pelaku yang diringkus petugas ditengarai kuat sebagai orang pertama yang melayangkan pukulan keras ke arah mulut korban hingga memicu keributan massal. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif guna mendalami motif tersembunyi serta kronologi lengkap di balik aksi kekerasan jalanan tersebut.
'Seorang terduga pelaku sudah kami tangkap. Kami masih mintai keterangan terkait peristiwa kemarin,' ujar Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa saat memberikan konfirmasi resmi kepada wartawan pada Rabu hari ini. Alit juga menambahkan bahwa tim buser jajaran Satreskrim Polres Klungkung masih terus bergerak di lapangan guna mengejar tiga orang pelaku lainnya yang diduga kuat ikut terlibat aktif mengeroyok korban di tempat kejadian perkara.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kasus penganiayaan bersama-sama ini bermula ketika seorang pengendara sepeda motor melintas dengan kecepatan tinggi alias ugal-ugalan sambil membawa minuman tradisional jenis tuak. Sesampainya di lokasi kejadian dekat pemukiman, pengendara yang diduga dalam kondisi mabuk berat tersebut mendadak kehilangan kendali dan langsung terjatuh dari kendaraannya. Melihat insiden itu, korban I Kadek Indrawan berinisiatif menghampiri pengendara untuk menolong sekaligus memberikan teguran agar tidak memacu kendaraan secara ngebut demi keselamatan warga sekitar.
Nahas, teguran baik dari sang buruh harian tersebut justru memicu emosi tinggi pelaku yang sudah di bawah pengaruh minuman beralkohol. Tanpa basa-basi, pelaku langsung melayangkan bogem mentah ke arah wajah korban, yang kemudian disusul kedatangan sejumlah rekan-rekan pelaku ke lokasi untuk ikut mengeroyok secara brutal. Akibat pengeroyokan membabi buta tersebut, korban mengalami luka cukup serius berupa lebam parah pada bagian mulut, satu gigi bagian atas tanggal, serta dua gigi lainnya goyang.
'Tiga orang lagi masih dalam pengejaran,' ungkap Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa menutup keterangannya terkait perkembangan kasus penegakan hukum di wilayah Polres Klungkung tersebut.