Kabar Baik, Pemerintah Cile Prediksi Harga Bensin Turun 100 Peso per Liter Pekan Depan
- Menteri Keuangan Cile Jorge Quiroz memproyeksikan penurunan harga bensin mendekati 100 peso per liter pada pekan depan.
- Penurunan ini sejalan dengan tren merosotnya harga minyak mentah di pasar internasional setelah berakhirnya konflik bersenjata.
- Penyesuaian tarif bensin di Cile tetap mengacu pada mekanisme berkala MEPCO yang diperbarui setiap tiga pekan sekali.
Pemerintah Cile membawa kabar segar bagi masyarakatnya terkait beban biaya hidup sehari-hari. Menteri Keuangan Cile, Jorge Quiroz, memproyeksikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin di negara tersebut akan mengalami penurunan signifikan pada pekan depan. Penyesuaian tarif ini diperkirakan mencapai kisaran 100 peso Cile per liter, menyusul tren merosotnya harga minyak mentah di pasar internasional belakangan ini.
Proyeksi penurunan harga ini mencuat setelah adanya desakan dari serikat politik Independent Democratic Union (UDI). Partai oposisi tersebut mendesak pemerintah agar segera mengembalikan harga bahan bakar ke level normal sebelum terjadinya konflik bersenjata global yang sempat memicu lonjakan harga energi atau yang dikenal warga setempat dengan istilah 'bencinazo'. Menanggapi tuntutan tersebut, Quiroz memastikan bahwa pemerintahannya berkomitmen menjaga transparansi formula harga kepada publik.
'Ini adalah masalah transparansi mutlak yang terus kami jaga. Kami berjanji bahwa ketika perang berakhir, harga-harga harus kembali turun sejalan dengan penurunan harga internasional. Oleh karena itu, penyesuaian yang akan dilakukan akan menyesuaikan dengan penurunan harga di pasar global,' ujar Quiroz saat memberikan keterangan resmi kepada awak media setempat.
Lebih lanjut, Quiroz menjelaskan bahwa pemerintah tidak akan terburu-buru mengubah regulasi yang ada demi mempercepat penurunan tersebut secara sepihak. Cile tetap akan mengandalkan aturan yang berlaku dalam Mekanisme Stabilisasi Harga Bahan Bakar (MEPCO). Berdasarkan ketentuan hukum MEPCO, pembaruan dan penyesuaian harga eceran BBM di SPBU hanya dapat dilakukan secara berkala setiap tiga pekan sekali. 'Kami menerapkan undang-undang MEPCO dan terus mematuhinya. Perubahan ini dilakukan setiap tiga minggu dan pekan depan kami berharap ada kabar yang sangat baik mengenai penurunan harga,' tambahnya.
Kendati menjanjikan penurunan harga yang cukup besar, Menteri Keuangan Cile ini tetap mengimbau masyarakat agar bersikap realistis mengenai batas bawah penurunan harga bensin. Menurutnya, fluktuasi harga bensin tidak selalu sama persis dengan pergerakan harga minyak mentah karena terdapat variabel lain seperti biaya kilang penyulingan yang saat ini masih tinggi di tingkat global. Namun, pemulihan kapasitas penyulingan dunia secara bertahap diharapkan dapat membantu menekan harga bensin ke tingkat yang jauh lebih murah lagi di masa mendatang.