Perpustakaan Jakarta Perpustakaan Jakarta
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hukum
  • Entertainment
  • Bisnis
  • Budaya
  • Lingkungan
  • Teknologi
  • Amerika Serikat
  • Donald Trump
  • Kolombia
  • Inggris
  • Iran
  • Bali
  • Surabaya
  • Yogyakarta
  • Prancis
  • Selat Hormuz
Kategori
Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hukum Entertainment Bisnis Budaya Lingkungan Teknologi
Tag
Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Surabaya Yogyakarta Prancis Selat Hormuz

Gempur Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Bantul dan Baznas Salurkan Bantuan Modal UMKM

Aditya Pratama • 16 Juli 2026, 15:14 • Ekonomi
  • Pemerintah Kabupaten Bantul berkolaborasi dengan BAZNAS menyalurkan bantuan stimulan modal usaha masing-masing sebesar Rp 2 juta kepada warga kurang mampu.
  • Data penerima manfaat disinkronkan langsung dengan Bappeda Bantul guna memastikan bantuan menyasar kelompok masyarakat dengan kategori miskin ekstrem.
  • Program bantuan modal dan pelatihan pendampingan ini ditargetkan menyasar seluruh pelaku usaha mikro di 17 kapanewon se-Kabupaten Bantul secara bertahap.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul terus bergerak cepat dalam mempercepat langkah pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah Bumi Projotamansari. Bekerja sama erat dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), pemerintah daerah secara resmi menyalurkan bantuan stimulan modal usaha kepada puluhan warga kurang mampu di Pendopo Kapanewon Banguntapan, Bantul, pada Kamis, 16 Juli 2026 pagi.

Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat kelas bawah, terutama yang bergelut di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Stimulan finansial ini diharapkan menjadi pemantik bagi para pelaku usaha kecil agar mampu mandiri secara ekonomi dan mengembangkan skala usahanya.

"Tujuannya memang untuk menggerakkan UMKM di Kabupaten Bantul agar mereka semakin berkembang. Selain modal, kami juga memberikan bantuan lain berupa pelatihan," ujar Aris saat memberikan sambutan di hadapan para penerima manfaat di Banguntapan.

Menurut Aris, kendala utama yang kerap dihadapi oleh para pelaku ekonomi mikro di tingkat akar rumput bukanlah minimnya etos kerja, melainkan keterbatasan akses terhadap permodalan. Oleh karena itu, ia mengapresiasi kontribusi aktif BAZNAS yang konsisten menyalurkan dana umat untuk program produktif yang sejalan dengan visi pembangunan daerah.

"Para pelaku UMKM ini memang punya semangat yang tinggi, akan tetapi kadang terkendala kurangnya modal. Alhamdulillah BAZNAS senantiasa bersinergi dengan kami untuk berkontribusi dalam membantu masyarakat yang memiliki UMKM," tambah Aris menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua 1 BAZNAS Bantul, Syahroini Djamil, memaparkan bahwa validasi data penerima manfaat dilakukan dengan sangat ketat agar program tidak salah sasaran. Pihaknya berkoordinasi langsung dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul guna menyisir warga yang benar-benar masuk dalam klaster kemiskinan ekstrem.

"Jadi jumlah penerima manfaat ini berdasarkan data dari Bappeda, terutama warga yang masuk kategori miskin ekstrem. Untuk hari ini di Banguntapan ada 27 orang," jelas Syahroini. Setiap penerima manfaat berhak membawa pulang dana bantuan senilai Rp 2 juta tanpa potongan untuk dijadikan modal kerja.

Program ini dipastikan tidak hanya berhenti di Kapanewon Banguntapan saja. BAZNAS Bantul menargetkan penyaluran bantuan modal serupa merata di seluruh 17 kapanewon yang ada di Bantul dengan kuota rata-rata berkisar 30 orang penerima per kapanewon guna menciptakan dampak pemerataan ekonomi yang lebih luas.

Tags: Bantul Banguntapan Aris Suharyanta Baznas Bappeda Bantul
Sumber: rri.co.id

Artikel Lainnya

Bawa 24 Butir Psikotropika Tanpa Izin, Pria Asal Yogyakarta Diringkus di Bantul 16 Jul 2026, 05:20
ANI Sosialisasikan Tarif Tol Khusus di Autopistas del Cafe Kolombia 15 Jul 2026, 13:04
Kejurkab Bridge Sleman 2026, Langkah Awal Menjaring Atlet Menuju Porda DIY 2027 15 Jul 2026, 19:21
OJK DIY Soroti Celah Literasi Keuangan Pelajar, Banyak Pakai Produk tapi Belum Paham Risiko 16 Jul 2026, 05:26

Terbaru

Laba Industri Asuransi Cile Melonjak 20,6 Persen di Kuartal I 2026 16 Jul 2026, 17:44
Prosedur Ketat SPBU Kolombia, Kapan Boleh Beroperasi Lagi Usai Gempa Bumi? 16 Jul 2026, 17:40
Ikut Tren Dance Challenge ATEEZ, Sandara Park Eks 2NE1 Malah Ramai Dikritik Netizen 16 Jul 2026, 17:13
Hubungan Memanas, Iran Sebut Perjanjian Damai Batal Usai Serangan Brutal AS 16 Jul 2026, 17:09
Bursa Transfer Musim Panas 2026, London City Lionesses Gaet Bintang Dunia 16 Jul 2026, 17:09
Arthur THE KINGDOM Minta Maaf Usai Skandal Hubungan dengan Sugar Mommy Terbongkar 16 Jul 2026, 17:06
Kolombia Dorong Percepatan Transisi Energi Menuju Bebas Bahan Bakar Fosil 16 Jul 2026, 15:36

Kategori

Nasional 95 artikel
Internasional 89 artikel
Ekonomi 84 artikel
Olahraga 78 artikel
Hukum 38 artikel
Entertainment 34 artikel
Bisnis 32 artikel
Budaya 22 artikel
Lingkungan 20 artikel
Teknologi 12 artikel

Tag Populer

Amerika Serikat Donald Trump Kolombia Inggris Iran Bali Surabaya Yogyakarta Prancis Selat Hormuz
Perpustakaan Jakarta • Pusat Literasi dan Informasi Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Perpustakaan Jakarta. All rights reserved.