Atasi Pengangguran, Pemerintah Chile Kucurkan Dana 50 Miliar Peso untuk Ciptakan Lapangan Kerja
- Pemerintah Chile mengumumkan alokasi dana darurat sebesar 50 miliar peso untuk menciptakan lapangan kerja formal jangka pendek.
- Langkah ini diambil di tengah krisis ketenagakerjaan yang menyebabkan lebih dari 940 ribu warga Chile kehilangan pekerjaan.
- Program stimulus ini mencakup subsidi gaji pekerja hingga 60 persen dengan fokus khusus pada penyerapan tenaga kerja perempuan.
Pemerintah Chile secara resmi mengumumkan pengalokasian dana darurat sebesar 50 miliar peso atau sekitar Rp 814 miliar untuk mendanai berbagai program penciptaan lapangan kerja formal dalam jangka pendek. Langkah strategis ini diambil sebagai respons cepat interkementerian untuk menekan angka pengangguran yang kian mengkhawatirkan di negara tersebut. Pengumuman besar ini disampaikan langsung dalam pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri oleh jajaran menteri dan kepala daerah dari seluruh penjuru negeri.
Pertemuan bertajuk Meja Ketenagakerjaan Antarkementerian keempat tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Chile Jose Antonio Kast. Agenda krusial ini turut dihadiri oleh Menteri Ekonomi Daniel Mas, Menteri Perempuan dan Kesetaraan Gender Judith Marin, serta Menteri Tenaga Kerja dan Pengembangan Sosial Tomas Rau. Kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan para gubernur regional menjadi motor utama dalam merumuskan paket kebijakan ekonomi yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat ini.
Krisis ketenagakerjaan di Chile saat ini memang berada dalam kondisi yang cukup mengkhawatirkan dengan mencatat lebih dari 940 ribu orang yang berstatus pengangguran. Kelompok masyarakat perempuan dan anak muda menjadi sektor yang paling terdampak parah akibat fluktuasi ekonomi global dan domestik ini. "Kami berada dalam situasi ketenagakerjaan yang sangat kompleks dan kami harus bertindak cepat melalui langkah-langkah jangka pendek," ujar Menteri Tenaga Kerja Chile Tomas Rau dalam konferensi pers tersebut.
Dalam implementasinya, pemerintah setempat telah menyiapkan tiga instrumen utama, termasuk penyaluran 20.000 subsidi kerja baru melalui Layanan Pelatihan dan Ketenagakerjaan Nasional (Sence) yang dibuka mulai pertengahan Juli ini. Lewat program ini, negara akan menanggung 50 persen dari upah minimum pekerja berdasarkan kontrak resmi. Menariknya, kuota insentif ini akan ditingkatkan hingga 60 persen atau setara 330.000 peso jika posisi pekerjaan tersebut diisi oleh tenaga kerja perempuan.
Menteri Perempuan dan Kesetaraan Gender Judith Marin menegaskan bahwa keberpihakan regulasi ini sengaja dirancang untuk mendorong penyerapan tenaga kerja perempuan secara masif di sektor formal. Selain melalui Sence, sisa dana stimulus juga akan dialokasikan melalui Dana Subdere sebesar 20 miliar peso dan program Sercotec sebesar 5 miliar peso. Presiden Jose Antonio Kast pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para gubernur regional atas koordinasi yang cepat demi merealisasikan program penyelamatan ekonomi ini.