Jaksa Agung California Gugat Blokir Merger Raksasa Paramount dan Warner Bros Discovery
- Sebanyak 12 negara bagian Amerika Serikat yang dipimpin California mengajukan gugatan hukum untuk memblokir rencana merger raksasa antara Paramount dan Warner Bros Discovery.
- Jaksa Agung California Rob Bonta menilai penggabungan dua raksasa hiburan ini ilegal dan berpotensi memicu lonjakan harga, penurunan kualitas, serta pengurangan konten bagi konsumen.
- Rencana akuisisi senilai USD 111 miliar ini turut didukung oleh pendiri Oracle, Larry Ellison, yang dikenal sebagai sekutu dekat dan penasihat Presiden Donald Trump.
Sebanyak 12 negara bagian di Amerika Serikat yang dipimpin oleh California resmi melayangkan gugatan hukum untuk memblokir langkah Paramount mengakuisisi Warner Bros Discovery. Langkah hukum ini diambil guna mencegah terjadinya mega-merger di industri Hollywood yang dinilai dapat memonopoli pasar hiburan, mulai dari studio film papan atas hingga jaringan televisi berita nasional.
Jaksa Agung California Rob Bonta menyatakan bahwa penggabungan dua raksasa media ini berpotensi merugikan masyarakat luas secara finansial. 'Merger ilegal dari dua raksasa hiburan ini akan menyebabkan harga yang lebih tinggi, kualitas yang lebih rendah, serta pilihan konten film dan televisi yang lebih sedikit, yang pada akhirnya merugikan bioskop, distributor kabel, hingga penonton di rumah,' ujar Bonta dalam keterangan resminya.
Di sisi lain, pihak Paramount langsung membantah tudingan tersebut dan menuduh para jaksa agung salah dalam memahami fakta hukum antimonopoli. Paramount memperingatkan bahwa penundaan proses transaksi ini justru akan berdampak buruk pada kesejahteraan para pekerja industri kreatif yang tengah berjuang memulihkan diri dari disrupsi teknologi. 'Menunda transaksi ini hanya akan merugikan pekerja industri hiburan yang telah menderita dalam beberapa tahun terakhir,' sebut juru bicara Paramount dalam pernyataan tertulisnya.
Mega-merger ini diperkirakan bernilai fantastis hingga USD 111 miliar dan disokong penuh oleh Larry Ellison, pendiri Oracle sekaligus salah satu orang terkaya di dunia yang dikenal dekat dengan Presiden AS Donald Trump. Jika merger ini berhasil, keluarga Ellison akan menguasai lini bisnis media yang sangat masif, termasuk studio film, layanan streaming Paramount+ dan HBO Max, divisi olahraga, hingga dua jaringan berita besar yang bersaing sengit, yaitu CBS News dan CNN.
Kendati demikian, rencana akuisisi ini juga dibayangi oleh risiko finansial yang sangat besar karena melibatkan suntikan dana dari investor asing asal Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab, serta utang baru senilai USD 80 billion. Selain itu, dokumen bursa menunjukkan bahwa setiap penundaan mulai 1 Oktober akan memaksa Paramount membayar denda kompensasi sebesar USD 650 juta setiap 90 hari kepada pemegang saham Warner, dan denda pembatalan hingga USD 7 miliar jika transaksi gagal selesai pada Juni tahun depan.