Loading...

Bioskop China Buka Layanan Tidur Siang buat Pekerja Kantoran

2026-09-03 BUSINESS BIOSKOP, CHINA, PEKERJA
Suasana ruang bioskop di China yang disulap menjadi area tidur siang bagi pekerja kantoran

Suasana ruang bioskop di China yang disulap menjadi area tidur siang bagi pekerja kantoran

Share:

Sebuah bioskop di Provinsi Shaanxi, China, menghadirkan inovasi layanan tidur siang khusus bagi pekerja kantoran saat jam istirahat. Fasilitas ini memanfaatkan ruang pemutaran film yang sepi pada hari kerja dengan tarif langganan yang terjangkau.

“Dulu, saya sering tidur siang di tempat kerja, tetapi itu tidak pernah benar-benar menenangkan. Sekarang, saya datang ke sini untuk beristirahat setiap hari kerja," ujar Guo.”

— Bioskop Lumiai Xian

Sebuah bioskop di China menarik perhatian publik setelah membuka layanan tidur siang khusus bagi para pekerja kantoran. Bioskop Lumiai yang terletak di Xian, Provinsi Shaanxi, menyediakan kursi yang bisa direbahkan hingga rata agar pelanggan dapat beristirahat dengan nyaman saat jam makan siang.

Layanan unik ini mulai beroperasi sejak April 2025 sebagai solusi inovatif bagi para pekerja di sekitar kawasan tersebut. Pengelola menawarkan akses istirahat ini melalui sistem langganan bulanan dengan harga terjangkau bagi para pekerja tunggal maupun ganda.

Pelanggan dapat memanfaatkan dua ruang pemutaran film yang disediakan khusus pada hari kerja mulai pukul 12.00 hingga 14.30 waktu setempat. "Pihak bioskop membuka layanan tersebut untuk meningkatkan penggunaan ruang pemutaran film pada hari kerja," ujar manajer bioskop bernama Xu.

Inovasi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat karena memberikan tempat yang tenang dan gelap untuk memulihkan tenaga. Kebiasaan tidur siang sendiri merupakan tradisi yang sangat umum serta diyakini bermanfaat bagi kesehatan masyarakat di China.

Fasilitas dan Aturan Ketat di Area Tidur Siang

Bioskop tersebut menyediakan dua aula khusus dengan total 76 kursi yang dirancang khusus agar dapat direbahkan hingga rata. Selain fasilitas tempat duduk yang nyaman, pihak pengelola juga memfasilitasi selimut, kopi, serta minuman lain secara gratis bagi para pelanggan.

Untuk menjaga kenyamanan bersama, pengunjung diwajibkan mematuhi sejumlah aturan selama berada di area istirahat. Pelanggan harus mematikan suara telepon genggam dan diminta keluar ruangan jika harus menerima atau melakukan panggilan penting.

Selain itu, pengelola juga mewajibkan setiap pelanggan untuk tetap memakai sepatu selama beristirahat demi menjaga kebersihan ruangan. Sebagian besar pengunjung memilih Leisure Screening Hall karena menyediakan pilihan tempat duduk yang lebih variatif.

Bagi pelanggan yang memiliki kebiasaan mendengkur, staf bioskop menyarankan penggunaan Aula Kursi Pijat yang memiliki jumlah orang lebih sedikit. Fasilitas tambahan seperti penyumbat telinga dan masker mata juga disediakan dengan harga terjangkau.

Respon Positif Pekerja dan Tren 'Berbaring Telentang'

Seorang pekerja berusia 33 tahun bernama Guo mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan tidur siang ini. "Ruang santai itu gelap dan bersih; saya bisa berbaring dengan nyaman, sehingga mudah bagi saya untuk tertidur," ungkap Guo yang telah berlangganan selama empat bulan.

Bioskop menamai program ini dengan istilah unik yaitu 'rencana berbaring telentang' yang merujuk pada tren hidup minimalis generasi muda di China. Lebih dari setengah kursi yang tersedia selalu terisi penuh oleh para pekerja setiap harinya.

Layanan kreatif ini sukses mendulang pujian luas dari para pengguna media sosial di berbagai platform digital China. Banyak warganet menilai fasilitas tersebut sangat dibutuhkan oleh para pekerja dan berharap program serupa dapat diperluas ke seluruh negeri.

Berdasarkan survei dari China Sleep Research Society yang diterbitkan pada Maret, lebih dari 70 persen warga China terbiasa tidur siang minimal 30 menit. Hal ini memperkuat alasan tingginya kebutuhan fasilitas istirahat di tengah kesibukan perkotaan.

Leave a Comment