Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan respons bijak setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan penilaian kinerja yang memuaskan. Menurut Bahlil, penilaian tersebut merupakan hak prerogatif dan kewenangan penuh Presiden.
“Ya terkait dengan skor, itu kan dia punya kewenangan progresif untuk menilai semua Anggota Kabinetnya adalah Bapak Presiden. Jadi saya nggak boleh mengomentari apapun dari apa yang diberikan," ujar Bahlil.”
— Bahlil Lahadalia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akhirnya memberikan respons terkait skor kinerja yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menyatakan bahwa penilaian tersebut merupakan kewenangan penuh Presiden, sehingga dirinya tidak ingin memberikan komentar yang berlebihan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bahlil usai menghadiri acara peluncuran dan bedah buku berjudul 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia. Acara penting ini diselenggarakan di The Ballroom at Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, pada hari Jumat yang lalu.
"Ya terkait dengan skor, itu kan dia punya kewenangan progresif untuk menilai semua Anggota Kabinetnya adalah Bapak Presiden. Jadi saya nggak boleh mengomentari apapun dari apa yang diberikan," kata Bahlil di hadapan awak media.
Di samping itu, Bahlil menegaskan bahwa dirinya telah terbiasa menghadapi berbagai penilaian maupun pandangan miring dari berbagai pihak. Baginya, segala bentuk penilaian harus dijawab secara nyata melalui prestasi dan kerja keras.
Tanggapan Bahlil Terkait Penilaian Kerja
Bahlil mengungkapkan bahwa kritik maupun penilaian dari atasan adalah hal yang lumrah dalam dunia pemerintahan dan birokrasi. Ia memilih untuk fokus menjalankan tugas negara daripada mempermasalahkan angka penilaian yang diberikan.
"Kita harus menjawab itu dengan kerja keras. Kita harus menjawab itu dengan kerja tanpa menyerah untuk kebaikan rakyat bangsa negara. Jadi saya pikir menyambut nilai berapapun itulah hak Bapak Presiden, saya menerima sebagai orang yang dinilai," ujarnya menambahkan.
Sikap profesional yang ditunjukkan oleh Bahlil ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan pengamat politik. Konsistensinya dalam bekerja dinilai sebagai bentuk dedikasi tinggi kepada Kabinet Merah Putih.
Sebagai Menteri ESDM, Bahlil terus berupaya menggenjot berbagai program strategis sektor energi dan sumber daya mineral demi kemaslahatan masyarakat luas di seluruh penjuru tanah air.
Read Also
Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka Menanti Terwujudnya Cita-Cita Berdaulat Adil dan Makmur
Perjalanan 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum refleksi...
DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Lindungi Harta Warga dari Penyalahgunaan Kekuasaan
DPR memastikan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset tidak...
DPR Setujui Pagu Anggaran Kementerian Keuangan Tahun 2027 Sebesar Rp49,8 Triliun
Pemerintah dan Komisi XI DPR RI secara resmi menyetujui pagu indikatif...
Sejarah Monarki Mutlak Sistem Pemerintahan dan Perkembangannya di Dunia
Monarki mutlak adalah bentuk pemerintahan di mana penguasa berdaulat...
Pujian dan Penilaian Presiden Prabowo Subianto
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara terbuka memuji kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan memberikan nilai yang dikategorikan memuaskan. Pujian tersebut disampaikan langsung oleh Presiden saat peluncuran buku biografi sang menteri di Djakarta Theater.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga meminta Bahlil agar terus melanjutkan pengabdian terbaiknya kepada bangsa serta mengambil pelajaran berharga dari setiap pengalaman. Presiden mengakui bahwa dirinya merupakan sosok yang sangat selektif dan cenderung sulit memberikan nilai yang tinggi.
"Saya terus menilai ya pekerjaan Beliau, dan saya menilai sampai sekarang Beliau harus saya kasih rapor, memuaskan!" ungkap Presiden Prabowo Subianto di hadapan para tamu undangan yang hadir.
Presiden juga berpesan kepada seluruh jajaran menterinya untuk terus memperbaiki kinerja serta memaksimalkan sisa waktu pemerintahan hingga tahun 2029 mendatang demi tercapainya target pembangunan nasional.