Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengesahkan Peraturan Gubernur Nomor 20 Tahun 2026 tentang Beasiswa LPDP Jakarta. Program ini dirancang untuk membiayai warga Jakarta melanjutkan kuliah jenjang S-2 dan S-3 di universitas terbaik dunia mulai tahun 2027.
“"Pak Gubernur baru saja menandatangani Pergub 20/2026. Ini Pergub yang mengatur pembentukan "LPDPJakarta". Beasiswa untuk yang berprestasi, agar bisa melanjutkan kuliah hingga S-2 dan S-3, di kampus terbaik di dunia," ujar Yustinus Prastowo.”
— Pergub Beasiswa LPDP Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengimplementasikan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan versi Jakarta menyusul terbitnya aturan resmi terkait. Kebijakan ini ditandai dengan disahkannya Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 20 Tahun 2026 oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Jakarta, Yustinus Prastowo, menyampaikan bahwa regulasi baru tersebut dihadirkan untuk memberikan kesempatan emas bagi warga berprestasi. "Pak Gubernur baru saja menandatangani Pergub 20/2026. Ini Pergub yang mengatur pembentukan "LPDPJakarta". Beasiswa untuk yang berprestasi, agar bisa melanjutkan kuliah hingga S-2 dan S-3, di kampus terbaik di dunia," ujar Yustinus Prastowo melalui akun X resminya pada Senin.
Program beasiswa ini dirancang khusus untuk membiayai warga ibu kota yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi pada jenjang magister atau S-2 serta doktor atau S-3 di luar negeri. Anggaran fantastis senilai hampir Rp 100 miliar pun telah disiapkan dalam rancangan APBD tahun anggaran 2027.
Selain meluncurkan program beasiswa internasional, regulasi tersebut juga memperkuat tata kelola bantuan pendidikan lokal yang sudah ada seperti Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul agar semakin tepat sasaran.
Latar Belakang dan Alokasi Anggaran Beasiswa LPDP Jakarta
Inisiatif strategis ini lahir dari komitmen kepemimpinan Gubernur Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno dalam mewujudkan visi besar memutus rantai ketidakberuntungan warga. Pemerintah daerah berupaya memperluas akses belajar jenjang tinggi bagi masyarakat luas tanpa terkendala masalah finansial.
Dinas Pendidikan DKI Jakarta sebelumnya telah mematangkan perencanaan anggaran program tersebut bersama jajaran legislatif. "Yang LPDP ini sudah masuk pada anggaran dengan skema beasiswa. Jadi untuk LPDP ini untuk S2 dan S3 di luar negeri. Anggarannya sudah dirancang, ini ada Rp 99,9 sekian miliar," kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana dalam rapat kerja bersama Komisi E DPRD DKI Jakarta.
Skema kerja sama perdana antara Pemprov DKI Jakarta dan pihak LPDP Pusat ini menuntut koordinasi intensif guna mematangkan mekanisme teknis pelaksanaan serta proses seleksi ketat. Rancangan awal program ini diproyeksikan mampu mengakomodasi puluhan mahasiswa terpilih dari berbagai latar belakang.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjaga transparansi seleksi sehingga bantuan pendidikan internasional ini benar-benar jatuh ke tangan talenta-talenta muda terbaik di ibu kota.
Read Also
Bibit Siklon Tropis 98W Terpantau BMKG Ini Dampaknya ke Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan...
Sejarah Diploma Pengertian Jenis dan Sistem Pendidikan Global
Diploma adalah dokumen atau penghargaan akademik yang diberikan oleh...
Menata Infak di Madrasah Negeri Perspektif Keuangan Negara dan Tata Kelola APBN
Ombudsman RI menerima puluhan laporan terkait dugaan pungutan liar di...
Profil Chapman University Perguruan Tinggi Swasta dan Pusat Penelitian di California
Chapman University adalah universitas riset swasta yang terletak di Orange,...
Integrasi Program Bantuan Pendidikan dan Harapan ke Depan
Kehadiran Pergub Nomor 20 Tahun 2026 memberikan dampak positif terhadap ekosistem pendidikan daerah karena menyelaraskan berbagai bentuk bantuan sosial mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Tata kelola program eksisting seperti KJP dan KJMU turut diperketat agar selaras dengan visi Kota Global.
Berbagai kalangan menyambut baik langkah progresif Pemprov DKI Jakarta dalam mengalirkan dana besar untuk pengembangan sumber daya manusia berstandar internasional. Para orang tua juga diimbau untuk aktif memantau proses verifikasi data administratif anak mereka agar tidak ketinggalan program bantuan pendidikan.
Pemerintah berencana melakukan evaluasi berkala guna memastikan efektivitas penyaluran dana beasiswa ini berjalan secara berkesinambungan pada tahun-tahun berikutnya. Kebijakan ini diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang siap berkontribusi nyata bagi kemajuan pembangunan daerah maupun nasional.
Alokasi anggaran program beasiswa LPDP Jakarta mencapai sekitar Rp 100 miliar dengan proyeksi awal penerima mencakup puluhan mahasiswa magister dan doktor di luar negeri.