Prancis Hancur Lebak di Piala Dunia, Deschamps Ngamuk dan Semprot Bintang Man City Rayan Cherki
- Langkah Prancis di Piala Dunia 2026 berakhir tragis setelah kalah 4-6 dari Inggris dalam perebutan tempat ketiga di Miami.
- Pelatih Prancis Didier Deschamps terlibat adu argumen sengit di pinggir lapangan dengan gelandang Manchester City, Rayan Cherki.
- Deschamps menolak menyalahkan individu secara terbuka dalam konferensi pers terakhirnya sebagai arsitek Les Bleus.
Langkah Timnas Prancis di ajang Piala Dunia 2026 harus berakhir dengan cara yang sangat tragis dan diwarnai konflik internal. Skuad berjuluk Les Bleus itu mengalami kekalahan memalukan 4-6 dari rival abadi mereka, Inggris, dalam laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung ketat di Miami. Namun, sorotan publik tidak hanya tertuju pada papan skor, melainkan pada perseteruan panas di pinggir lapangan antara pelatih Didier Deschamps dan bintang muda Manchester City, Rayan Cherki.
Ketegangan antarkeduanya memuncak ketika laga memasuki jeda hidrasi pada babak pertama akibat buruknya kedisiplinan barisan pemain Prancis. Deschamps yang tampak sangat geram dengan performa anak asuhnya mencoba memberikan instruksi taktis yang agresif kepada Cherki secara langsung. Sayangnya, gelandang berusia 22 tahun yang baru pertama kali turun sebagai starter di turnamen ini justru merespons arahan sang pelatih dengan tindakan pembangkangan yang terbuka.
Cherki dilaporkan sempat menolak ajakan bersalaman dari sang pelatih, yang memicu adu argumen sengit di hadapan ribuan pasang mata. Hubungan yang tidak harmonis ini disinyalir berakar dari rasa frustrasi Cherki yang jarang mendapatkan menit bermain sepanjang turnamen. Pemain kreatif Liga Inggris itu lebih banyak duduk di bangku cadangan lantaran Deschamps lebih memilih memainkan Michael Olise dan Bradley Barcola untuk mengisi lini serang.
Menanggapi insiden memalukan tersebut, Deschamps memilih untuk tetap diplomatis dalam konferensi pers terakhirnya sebelum resmi menanggalkan jabatan sebagai pelatih Prancis. "Saya tidak akan menyelesaikan masalah pribadi hari ini. Para pemain tahu persis apa yang terjadi dan saya tidak akan menunjuk hidung siapapun," ujar pelatih berusia 57 tahun tersebut dengan nada getir kepada awak media.
Kendati menolak menyalahkan Cherki secara langsung, Deschamps mengakui adanya kesalahan dalam pemilihan strategi utama sejak awal pertandingan bergulir. Beliau menegaskan bahwa setiap punggawa timnas dinilai berdasarkan performa nyata mereka di atas lapangan hijau. Mantan kapten juara dunia 1998 itu menutup pernyataannya dengan mengakui bahwa beberapa pemain tampil di bawah standar, sembari mendoakan yang terbaik bagi masa depan skuad Prancis.