Tragis, Remaja Hilang di Pantai Muaro Putuih Ditemukan Tewas Mengapung 10 Km
- Seorang remaja berusia 14 tahun bernama Berkat Saputra Lavau ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Muaro Putuih, Kabupaten Agam.
- Jasad korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan mengapung sejauh 10 kilometer laut dari lokasi awal kejadian pada hari kedua pencarian.
- Setelah dievakuasi ke rumah duka, jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan operasi SAR resmi ditutup.
Upaya pencarian terhadap Berkat Saputra Lavau (14), remaja yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Muaro Putuih, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, akhirnya membuahkan hasil. Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (16/7/2026) pagi. Penemuan jasad korban ini mengakhiri pencarian intensif yang dilakukan sejak hari pertama kejadian.
Jasad korban berhasil dievakuasi dari kawasan Pantai Pasalabuhan, Nagari Tiku, sekitar pukul 08.15 WIB. Koordinator Basarnas Agam, Atta Priono, menyebutkan bahwa jasad korban ditemukan cukup jauh dari lokasi awal ia dilaporkan tenggelam. Korban ditemukan mengapung sekitar 10 kilometer laut dari titik awal kejadian setelah dilakukan penyisiran menggunakan perahu karet cepat.
"Korban ditemukan meninggal dunia, Kamis, di lokasi dengan jarak 10 kilometer laut dari titik awal kejadian," ujar Atta Priono saat memberikan keterangan kepada media. Penemuan ini langsung dikoordinasikan dengan tim di darat untuk segera mempersiapkan proses evakuasi. Jasad korban kemudian langsung dibawa ke daratan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan ke keluarga.
Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa menuju rumah duka untuk segera disemayamkan oleh pihak keluarga. Proses evakuasi ini berjalan dengan aman dan lancar berkat kerja sama solid antar berbagai unsur penolong. Operasi kemanusiaan ini melibatkan personel Basarnas, PMI, pihak kepolisian, masyarakat setempat, hingga jajaran Wali Jorong Labuhan.
Dengan ditemukannya korban, pihak Basarnas Agam secara resmi menutup seluruh rangkaian operasi pencarian dan penyelamatan tersebut. Seluruh personel dari berbagai instansi yang terlibat kini telah dikembalikan ke satuan masing-masing. Sebelumnya, Berkat dilaporkan hilang pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 11.43 WIB akibat terseret arus kuat saat mandi di pantai bersama tujuh rekannya.