Kesempatan Emas! Unsrat Manado Buka Jalur Mandiri T2 Gelombang II, Masuk Kuliah Cuma Pakai Rapor
- Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado kembali membuka penerimaan mahasiswa baru program S1 melalui Jalur Mandiri Tumou Tou (T2) Gelombang II.
- Seleksi kali ini sangat praktis karena tidak menggunakan ujian tertulis melainkan hanya mengandalkan portofolio nilai rapor sekolah.
- Kuota yang diperebutkan mencapai 1.318 kursi kosong yang tersebar di 8 fakultas utama di Unsrat untuk tahun akademik 2026/2027.
Kabar gembira bagi para lulusan SMA sederajat yang masih berburu bangku perguruan tinggi negeri di tahun ini. Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado resmi membuka kembali penerimaan mahasiswa baru program Sarjana (S1) melalui Jalur Mandiri Tumou Tou (T2) Gelombang II untuk Tahun Akademik 2026/2027. Langkah berani ini diambil rektorat demi menyerap potensi calon mahasiswa sekaligus mengisi kuota daya tampung yang belum terpenuhi.
Berdasarkan pengumuman resmi Nomor: 6760/UN12.1/PD/2026 yang dirilis pada Kamis 16 Juli 2026, kuota kosong yang ditawarkan terbilang melimpah ruah. Total ada 1.318 kursi panas yang siap diperebutkan oleh para pendaftar di delapan fakultas berbeda. Hal ini menjadi angin segar setelah sejumlah program studi (prodi) tidak memenuhi daya tampung maksimal pada seleksi jalur SNBP, SNBT, maupun Mandiri T2 Gelombang I sebelumnya.
Ada hal menarik sekaligus paling dinanti dalam pelaksanaan seleksi kali ini oleh para calon pendaftar. Panitia memutuskan bahwa seleksi Jalur Mandiri T2 Gelombang II tidak menggunakan mekanisme ujian tertulis yang menegangkan seperti biasanya. Pihak kampus sepenuhnya akan menggunakan seleksi portofolio berdasarkan nilai rapor sekolah para peserta untuk menentukan kelayakan kelulusan.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan memimpin penyediaan kursi kosong terbanyak dengan total 343 kuota, disusul oleh Fakultas Pertanian yang menyediakan 339 kuota. Di sisi lain, fakultas favorit seperti Ekonomi dan Bisnis masih menyisakan 65 kuota untuk prodi Ekonomi Pembangunan, sementara Fakultas Teknik menyisakan 23 kuota khusus untuk prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK). Calon pendaftar diberikan keleluasaan untuk memilih maksimal dua program studi pilihan.
Mengingat ketatnya waktu pendaftaran yang dibuka mulai 16 hingga 24 Juli 2026, calon mahasiswa baru diminta bergerak cepat melengkapi berkas secara daring. Proses seleksi portofolio rapor dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli 2026 dan hasilnya akan langsung diumumkan keesokan harinya pada 28 Juli 2026. "Pihak rektorat menegaskan agar seluruh calon mahasiswa mengisi data diri dengan jujur dan benar demi menghindari diskualifikasi sistem," tulis pengumuman resmi dari panitia penerimaan mahasiswa baru.