Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu mencatat pemanfaatan 1.121 Barang Milik Negara hingga Juli 2026 berhasil menghemat anggaran negara hingga Rp7,67 triliun. Aset tersebut dialokasikan untuk mendukung Sekolah Rakyat, program Makan Bergizi Gratis, serta program 3 Juta Rumah.
“"Pengelolaan BMN yang efektif mempercepat pelaksanaan program strategis dan menghasilkan efisiensi anggaran," ujar Evita Manthovani.”
— Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Evita Manthovani, mengungkapkan bahwa hingga Juli 2026 sebanyak 1.121 barang milik negara (BMN) telah berhasil dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah.
Pemanfaatan aset negara tersebut tercatat mampu menghasilkan efisiensi biaya yang masif hingga mencapai angka Rp7,67 triliun, sekaligus memperlihatkan peran vital pengelolaan aset dalam penyediaan fasilitas publik.
Evita menyatakan bahwa dukungan aset tersebut mencakup penggunaan 688 BMN yang dialokasikan khusus untuk pembangunan dan operasional 166 unit Sekolah Rakyat di berbagai wilayah.
Selain sektor pendidikan, optimalisasi BMN juga diarahkan untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis dan program 3 Juta Rumah guna memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat.
Alokasi Rinci dan Dukungan Program Strategis Nasional
Dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis didukung oleh pemanfaatan 358 BMN berupa tanah maupun bangunan, di mana 134 BMN di antaranya telah memperoleh persetujuan resmi sewa.
Sementara itu, pelaksanaan program 3 Juta Rumah mendapatkan alokasi strategis melalui penetapan BMN yang tersebar di 10 lokasi berbeda dengan total luas mencapai 138,85 hektare.
Optimalisasi aset negara yang sebelumnya belum digunakan ini dipastikan turut mendukung penghematan belanja modal serta menekan biaya pemeliharaan rutin pemerintah.
"Pengelolaan BMN yang efektif mempercepat pelaksanaan program strategis dan menghasilkan efisiensi anggaran," kata Evita, dikutip dari keterangan resminya pada Rabu (9/9/2026).
Read Also
Bank Aladin Syariah Bawa Semua Layanan Perbankan ke Genggaman
PT Bank Aladin Syariah Tbk terus memperkuat posisinya sebagai bank syariah...
IHSG Dibuka Menguat 056 Persen Pagi Ini Seiring Ratusan Saham Naik
Indeks Harga Saham Gabungan dibuka mengalami penguatan sebesar 0,56% pada...
Profil Google Finance Situs Informasi Keuangan dan Bisnis
Google Finance adalah situs web informasi bisnis dan keuangan yang dikelola...
Bisnis Kesehatan Tumbuh Positif, PT Medela Potentia Tbk Kantongi Laba Rp 226 Miliar
PT Medela Potentia Tbk (MDLA) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 12,6%...
Target Utilisasi dan Proyeksi Masa Depan DJKN
Memasuki tahun 2027, Ditjen Kekayaan Negara menetapkan target ambisius untuk mengutilisasi sebanyak 7.611 BMN serta mengembangkan empat aplikasi inti DJKN demi transformasi digital.
Langkah strategis ini juga disertai dengan penyusunan 15 rekomendasi khusus yang dirancang untuk memperkuat pelaksanaan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN).
DJKN secara konsisten menyiapkan dukungan pengelolaan kekayaan negara untuk sektor perumahan, kemandirian energi, hilirisasi industri, hingga koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
"Setiap aset negara yang dikelola DJKN dengan baik adalah Rupiah Fiskal yang bekerja untuk rakyat," tegas Evita menutup keterangannya.