Pemecatan pelatih Fiorentina, Fabio Grosso, dipastikan tidak memberikan dampak signifikan terhadap rencana masa depan Wilfried Gnonto. Pemain sayap asal Italia tersebut tetap berpeluang besar untuk mengamankan kepindahan permanen dari Leeds United.
“"I don't think it’ll have any massive impact on his long-term future. Obviously, it's a new manager that Gnonto has to try and impress and try and work his way into his first-team plans in that respect," ujar narasumber.”
— Wilfried Gnonto
Wilfried Gnonto dipastikan masih akan mendapatkan kesempatan bermain reguler di Fiorentina meskipun klub Serie A tersebut baru saja memecat pelatih Fabio Grosso. Pemain sayap asal Italia ini sebelumnya bergabung dengan La Viola dengan status pinjaman semusim penuh pada hari terakhir bursa transfer.
Fiorentina saat ini berada dalam situasi kurang kondusif setelah mendepak Grosso menyusul tiga kekalahan beruntun di awal musim Serie A. Dengan pergantian nakhoda ini, Gnonto harus membuktikan kualitasnya di bawah arahan pelatih baru, Paolo Vanoli.
Kendati demikian, transfer pemain berusia 22 tahun tersebut didorong oleh direktur olahraga Fiorentina, Fabio Paratici, sehingga posisinya dinilai relatif aman dari keputusan pemecatan pelatih sebelumnya.
Klub Italia tersebut juga memiliki opsi pembelian permanen senilai 18 juta poundsterling di akhir masa peminjaman jika sang pemain mampu menampilkan performa impresif di atas lapangan.
Peran Direktur Olahraga dan Pandangan Klub Terhadap Gnonto
Proses kepindahan Gnonto ke Italia tidak lepas dari keterlibatan aktif Fabio Paratici sebagai direktur olahraga yang menginginkan jasanya. Oleh karena itu, perubahan posisi pelatih kepala tidak serta-merta mengubah status atau rencana awal klub terhadap sang pemain.
Meskipun situasi harus beradaptasi dengan pelatih baru yang mungkin memiliki rencana berbeda, dukungan dari jajaran manajemen puncak menjadi modal penting bagi kelangsungan karier Gnonto di Florence.
Sebelum hengkang, Leeds United sebenarnya lebih memprioritaskan penjualan permanen ketimbang opsi peminjaman, mengingat sang pemain mulai kehilangan tempat utama di skuad asuhan Daniel Farke.
Gnonto sendiri telah melakoni debutnya bersama La Viola saat menghadapi Torino pada akhir pekan lalu, meski kontribusi jangka panjangnya masih menunggu keputusan taktis dari Vanoli.
Read Also
Thiago Motta Calon Kuat Pelatih Baru Fiorentina Usai Pemecatan Fabio Grosso
Fiorentina resmi memecat pelatih Fabio Grosso setelah menelan tiga kekalahan...
Juventus Publikasikan Detail Keuangan Transfer Nick Woltemade Akibat Status Perusahaan Terbuka
Juventus mempublikasikan rincian keuangan secara mendetail terkait...
San Diego Wave Negosiasi Peminjaman Penyerang Juventus Barbara Bonansea
Klub NWSL San Diego Wave tengah bernegosiasi dengan Juventus untuk...
Crystal Palace Tolak Jual Ismaila Sarr Meski Ada Minat dari Liga Pro Saudi
Crystal Palace telah memutuskan untuk tidak menjual penyerang Ismaila Sarr...
Keputusan Sulit Leeds United dan Hubungan dengan Daniel Farke
Manajer Leeds United, Daniel Farke, mengakui bahwa melepas Gnonto merupakan keputusan yang sangat emosional dan sulit bagi klub. Ia memuji kontribusi sang pemain selama bekerja sama di Elland Road dalam beberapa musim terakhir.
Farke sempat mengandalkan Gnonto secara maksimal saat berlaga di Championship, namun waktu bermain sang pemain menurun drastis setelah klub promosi ke Liga Premier dan mengubah formasi taktik tim.
Pelatih asal Jerman tersebut menegaskan bahwa keputusan melepas sang pemain sudah dipertimbangkan secara matang demi kebaikan karier sang atlet sebagai manusia, bukan sekadar komoditas di lapangan.
Kepergian Gnonto secara permanen diprediksi tetap akan terwujud pada musim panas mendatang, terlepas dari dinamika pergantian pelatih yang sedang dialami oleh klub barunya di Liga Italia.