West Ham United berpotensi mengambil alih kepemilikan London Stadium tanpa biaya sepeser pun seiring upaya Wali Kota London Sadiq Khan untuk menghentikan kerugian operasional stadion yang mencapai jutaan poundsterling per tahun.
“Mereka mungkin tidak akan pernah menjual stadion atau memberikannya dengan biaya murah kepada pemilik West Ham yang sekarang, karena mereka merasa kesepakatan awalnya terlalu menguntungkan," ujar Keith Wyness.”
— West Ham United
Klub Liga Inggris West Ham United dikabarkan berpeluang besar untuk mengklaim kepemilikan penuh stadion kandang mereka, London Stadium, tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun. Informasi menarik ini diungkapkan oleh mantan kepala eksekutif Everton, Keith Wyness, melalui wawancara eksklusif bersama Football Insider.
Peluang ini muncul menyusul laporan terbaru yang menyebutkan bahwa Wali Kota London, Sadiq Khan, terbuka untuk menyambut diskusi mengenai kesepakatan stadion dengan pihak West Ham United guna menghentikan beban keuangan publik.
Otoritas Greater London Authority (GLA) dikabarkan harus menanggung kerugian operasional hingga 19 juta poundsterling setiap tahunnya untuk menjalankan fasilitas stadion yang berlokasi di kawasan Stratford tersebut.
Meskipun demikian, peralihan kepemilikan ini diyakini baru akan benar-benar terwujud apabila terjadi pergantian kepemimpinan atau struktur kepemilikan di dalam tubuh klub berjuluk The Hammers tersebut.
Latar Belakang Kesepakatan Kontroversial London Stadium
West Ham United pertama kali pindah dan menjadikan London Stadium sebagai markas mereka sejak tahun 2016, meskipun hubungan antara pendukung klub dan stadion tersebut sering kali diwarnai dinamika yang kurang harmonis.
Keith Wyness menilai bahwa mantan wakil ketua klub, Karren Brady, berhasil menegosiasikan kesepakatan sewa yang sangat luar biasa dan menguntungkan bagi West Ham pada masa kepindahan tersebut.
Namun, kekuatan dari kesepakatan awal tersebut kini justru membuat pihak otoritas publik merasa bahwa klub telah diuntungkan secara berlebihan, sehingga perundingan kepemilikan permanen menjadi tertahan.
Wyness menjelaskan bahwa otoritas pengelola stadion kemungkinan besar baru akan bersedia menyerahkan kepemilikan secara cuma-cuma dengan syarat pemilik baru bersedia mengambil alih seluruh beban kerugian yang ada.
Read Also
Tantangan Napoli dan Penunjukan Massimiliano Allegri di Serie A 2026/27
Napoli resmi menunjuk Massimiliano Allegri sebagai pelatih baru dengan...
Gabriel Martinelli Tinggalkan Arsenal Usai Tujuh Tahun dan Resmi Gabung Al-Hilal
Gabriel Martinelli mengakhiri kebersamaannya selama enam setengah tahun...
Juventus Coret Khephren Thuram dan Arkadiusz Milik dari Skuad Serie A
Juventus mengambil keputusan mengejutkan dengan tidak memasukkan nama...
Arsenal Memulai Musim Liga Inggris dengan Sempurna Berkat Performa Impresif
Arsenal mencatatkan awal musim Liga Inggris yang sempurna dengan menyapu...
Pergantian Kepemilikan dan Aktivitas Transfer Klub
Wyness menambahkan bahwa negosiasi mengenai masa depan London Stadium kemungkinan besar baru akan menemui titik terang setelah masa kepemimpinan David Sullivan sebagai pemilik klub resmi berakhir.
Pihak pengelola diperkirakan lebih memilih untuk membuka peluang negosiasi stadion dengan calon pemilik baru, seperti investor asal Republik Ceko Daniel Kretinsky, ketimbang pemilik saat ini.
Sementara itu, di luar aspek finansial stadion, West Ham United juga baru saja merampungkan aktivitas krusial pada hari penutupan bursa transfer musim panas ini.
Klub London Timur tersebut resmi mengamankan jasa bek kiri Adama Boiro dengan status pinjaman dari Athletic Bilbao hingga akhir musim guna mengisi kekosongan lini belakang.