Bumi terdeteksi menerima sinyal radio misterius yang datang secara teratur setiap 125 menit dari luar angkasa. Para ilmuwan berhasil melacak sumber denyutan ini dari sebuah sistem bintang ganda berjarak 1.600 tahun cahaya.
Bumi terdeteksi berdenyut secara teratur setiap 125 menit sekali atau sekitar dua jam sekali akibat hantaman sinyal radio dari luar angkasa. Fenomena misterius yang telah berlangsung selama 10 tahun terakhir ini sempat menjadi tanda tanya besar bagi para astronom.
Kini, para ilmuwan berhasil melacak asal usul sinyal tersebut dan menemukan fakta baru bahwa gelombang tersebut berasal dari sumber yang belum pernah didokumentasikan sebelumnya. Penemuan ini membuka babak baru dalam pemahaman ilmu astronomi modern.
Para peneliti mengungkapkan bahwa denyut kosmik tersebut berasal dari sistem bintang ganda yang di dalamnya terdapat bintang yang telah lama mati. Medan magnet yang saling bertabrakan di antara bintang-bintang tersebut menciptakan denyut radio yang panjang.
Sistem bintang ganda yang teratur ini bertindak bagaikan jam kosmik raksasa, menghasilkan pancaran sinyal yang konsisten dan berulang setiap 125 menit. Pengamatan lebih lanjut terus dilakukan untuk memahami mekanisme di balik fenomena unik ini.
Asal Usul dan Karakteristik Sistem Bintang ILTJ1101
Sistem bintang ganda yang menjadi sumber sinyal misterius ini diberi nama ILTJ1101 oleh para peneliti. Letaknya diperkirakan berada sejauh 1.600 tahun cahaya dari Bumi ke arah Bintang Biduk dalam rasi bintang Ursa Major.
Di dalam sistem bintang ganda ini, terdapat bintang katai putih dan bintang katai merah yang saling mengorbit dengan jarak yang sangat dekat. Interaksi jarak dekat tersebut menyebabkan medan magnet kedua bintang saling bertabrakan.
Tabrakan medan magnet inilah yang kemudian menghasilkan gelombang denyut radio berdurasi panjang. Durasi setiap denyut nadi gelombang radio tersebut berkisar antara beberapa detik hingga satu menit secara berkala.
Temuan ini mencatatkan sejarah baru karena untuk pertama kalinya denyut radio panjang yang berulang diamati berasal dari sumber selain bintang neutron bermagnet tinggi atau yang biasa disebut sebagai magnetar.
Read Also
Tesla Maut Berhenti Mendadak di Jalan Tol Kembali Soroti Teknologi Autopilot
Sejumlah kecelakaan maut yang melibatkan mobil Tesla kembali menjadi sorotan...
Sejarah Smartphone Perangkat Komunikasi dan Komputasi Modern
Smartphone adalah perangkat seluler canggih yang menggabungkan fungsi...
OpenAI Siapkan Tombol Penghentian Darurat Setelah Insiden AI Kabur
OpenAI mulai mengembangkan kemampuan penghentian otomatis untuk mematikan...
Tolak Ganti Nama Danau Ontario Aplikasi MapQuest Jadi Nomor 1 di AS
Perusahaan pemetaan digital MapQuest melonjak ke peringkat teratas di Apple...
Penemuan Awal dan Prospek Penelitian Masa Depan
Fenomena denyut misterius ini pertama kali ditemukan oleh Iris de Ruiter dari University of Sydney pada tahun 2024. Penemuan tersebut berawal dari ketelitiannya saat meneliti arsip data dari teleskop radio terbesar di Belanda, Low Frequency Array (LOFAR).
Melalui data LOFAR yang beroperasi pada frekuensi terendah, de Ruiter mendapati adanya denyut sinyal yang ternyata sudah tiba di Bumi sejak tahun 2015. Penelusuran arsip lanjutan pada area langit yang sama kemudian memunculkan enam temuan denyut serupa.
Seiring dengan kemajuan teknologi dan teknik radio-astronomi, para ilmuwan berharap dapat menemukan lebih banyak fenomena semburan radio cepat maupun denyut lambat di masa depan. Ada keyakinan bahwa sinyal misterius lainnya juga berasal dari sistem bintang ganda serupa.
Meskipun teknik deteksi semakin canggih, kemunculan denyut nadi yang lambat dan teratur seperti yang dipancarkan oleh sistem ILTJ1101 ini masih tergolong sangat jarang ditemukan di alam semesta.