Tottenham Hotspur resmi mencoret Richarlison dari skuad Premier League mereka menyusul kedatangan sejumlah pemain baru. Penyerang asal Brasil tersebut tidak masuk dalam rencana manajer Roberto De Zerbi dan dipersilakan mencari klub baru.
“Pemain telah berulang kali meminta untuk meninggalkan klub sebelum batas akhir transfer," ujar Roberto De Zerbi mengenai situasi Richarlison.”
— Richarlison
Tottenham Hotspur secara resmi mengumumkan daftar skuad Premier League mereka pada Kamis malam, di mana nama penyerang Richarlison tidak disertakan. Keputusan ini diambil setelah klub asal London utara tersebut melakukan perombakan besar-besaran di lini serang pada bursa transfer musim panas ini.
Manajer Roberto De Zerbi mendapatkan dukungan penuh di bursa transfer dengan belanja pemain yang menelan biaya lebih dari 300 juta poundsterling. Kedatangan pemain baru seperti Omar Marmoush membuat posisi Richarlison semakin tersisih dari jajaran penyerang utama klub.
Pelatih Roberto De Zerbi mengungkapkan bahwa Richarlison telah berulang kali meminta untuk meninggalkan klub sebelum batas akhir jendela transfer Premier League ditutup pada hari Selasa lalu. "Pemain telah berulang kali meminta untuk meninggalkan klub sebelum batas akhir transfer," ujar manajer asal Italia tersebut.
Meskipun Dominic Solanke tetap dipertahankan di Tottenham Hotspur Stadium, manajemen klub memastikan bahwa eks penyerang Everton tersebut bukan lagi bagian dari rencana jangka panjang tim untuk kampanye musim ini.
Aktivitas Transfer dan Kegagalan Kepindahan
Aktivitas belanja masif Spurs pada musim panas ini mencakup rekrutmen bernilai fantastis untuk mendatangkan Sandro Tonali, serta penambahan pemain mahal seperti Savio dan Mateus Fernandes. Kebijakan ini mengubah komposisi tim secara drastis.
Sebelum pencoretan ini diumumkan, sempat ada ketertarikan dari mantan klub Richarlison, yaitu Everton. Dua kesepakatan sempat dibahas antara Spurs dan Everton yang melibatkan pertukaran pemain, termasuk perpindahan Iliman Ndiaye ke ibu kota.
Namun, rencana kepindahan tersebut gagal terwujud karena tidak tercapai kesepakatan akhir antara pihak Richarlison dan klub asuhan David Moyes, sementara Iliman Ndiaye justru berlabuh ke Manchester City.
Pihak klub telah memberitahu keputusan pencoretan ini kepada sang pemain sebelum batas akhir transfer agar proses kepindahannya ke klub lain dapat segera difasilitasi dengan baik.
Read Also
Ronald Araujo Beri Isyarat Kepindahan Permanen ke Liverpool Usai Awal Cemerlang
Bek Barcelona yang sedang dipinjamkan ke Liverpool, Ronald Araujo,...
Penjualan Tiket Musiman Lazio Anjlok ke Titik Terendah di Era Kepemimpinan Claudio Lotito
Kampanye penjualan tiket musiman Lazio tahun 2026 menghadapi krisis besar...
Dewan Direksi Celtic Disalahkan Mantan Eksekutif Usai Tersingkir dari Liga Champions
Dewan direksi Celtic mendapat kecaman keras dari mantan CEO Aberdeen, Keith...
Analisis Data Bursa Transfer Liga Inggris Catat Rekor Belanja dan Tren Usia Pemain
Klub-klub Liga Inggris menghabiskan lebih dari £3.4 miliar pada bursa...
Peluang Karier Selanjutnya dan Opsi Bursa
Pencoretan dari skuad Premier League menegaskan bahwa masa depan penyerang asal Brasil tersebut sudah tidak lagi berada di Tottenham Hotspur Stadium. Situasi ini membuat sang pemain harus segera menentukan langkah karier selanjutnya.
Klub Liga Super Turki, Trabzonspor, dilaporkan menaruh minat yang cukup serius untuk menggunakan jasa sang penyerang dalam sisa bursa transfer yang masih berjalan. Opsi kepindahan ke luar negeri menjadi salah satu jalan keluar yang terbuka.
Batas waktu transfer di Liga Turki yang masih dibuka hingga Jumat, 4 September 2026, memberikan kesempatan terakhir bagi Richarlison untuk mengamankan klub baru sebelum jendela transfer benar-benar tertutup.
Keputusan manajemen Spurs untuk tidak memasukkan sang pemain ke dalam skuad merupakan langkah tegas dalam merestrukturisasi tim demi menghadapi ketatnya persaingan kompetisi musim ini.